jatimnow.com - Sebuah kecelakaan di Tulungagung kembali menewaskan pelajar. Korban diketahui berinisal MNZ (14) meninggal dunia usai mengalami kecelakaan di Jalan Raya Desa Batokan, Kecamatan Ngantru, Tulungagung.
Peristiwa kecelakaan ini melibatkan korban yang mengendarai motor Suzuki Satria dengan nopol AG 6011 OAF asal Desa Banjarsari dan seorang pria berinisal J (70) mengendarai motor Honda Astrea Grand nopol AG 5088 RBZ warga Desa Batokan, Kecamatan Ngantru.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung, Ipda Armando Setya Putra Pratama mengatakan, kecelakaan bermula saat sepeda motor Suzuki Satria yang dikendarai korban melaju dari arah utara menuju ke selatan. Di depannya, melaju J (70) yang mengendari motor Honda Astrea Grand.
"Diduga kurang memperhatikan arus lalu linras saat hendak mendahului, motor Suzuki Satria bersenggolan dengan motor Honda Astrea Grand yang berada di depannya," ujarnya, Senin (31/8/2026).
Senggolan tersebut menyebabkan korban terjatuh. Pelajar yang diduga hendak berangkat sekolah ini mengalami luka fatal dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Baca juga:
Ribuan Warga di Tulungagung Antre Sembako Dalam Ritual Sembahyang Pho Thouw
"Pelajar MNZ dinyatakan meninggal di tempat kejadian perkara (TKP) usai mengalami kecelakaan. Sedangkan pengendara J mengalami lecet tangan kanan akibat benturan," terangnya.
Polisi telah mengamankan motor Suzuki Satria nopol AG 6011 OAF dan motor Honda Astrea Grand nopol AG 5088 RBZ sebagai barang bukti. Kasus kecelakaan masih dalam proses penyelidikan polisi.
Baca juga:
Gagal Berangkatkan Haji, Pria Asal NTB ditangkap Polres Tulungagung
"Kami mengimbau kepada pengguna jalan agar selalu hati-hati dan mengutamakan keselamatan," pungkasnya.