jatimnow.com - Masa kuliah bukan sekadar perjalanan empat tahun untuk meraih ijazah. Bagi Xaviera Putri Ardianingsih, fase tersebut justru menjadi momentum penting untuk menemukan potensi diri, membangun pengalaman, dan menentukan arah kehidupan setelah lulus.
Pesan itu disampaikan Xaviera saat menjadi pembicara dalam hari keempat Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan yang digelar di Pelataran Fakultas Kedokteran atau FK Untag Surabaya itu diikuti 3.160 mahasiswa baru.
Sosok yang dikenal melalui ajang Clash of Champions (COC) tersebut membagikan pengalaman akademiknya selama menempuh pendidikan di Korea Selatan. Ia juga mengajak mahasiswa baru memandang masa perkuliahan sebagai ruang untuk bereksperimen dan mengembangkan kemampuan.
Xaviera sebelumnya menempuh pendidikan menengah di Korea Science Academy melalui beasiswa penuh. Ia kemudian melanjutkan studi ke Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST) dengan mengambil double major.
Pengalaman akademik di lingkungan pendidikan Korea Selatan itu, menurut Xaviera, memberinya banyak pelajaran tentang keberanian mengambil kesempatan dan menghadapi kegagalan.
Ia meminta mahasiswa baru tidak menjadikan rasa takut gagal sebagai alasan untuk berhenti mencoba. Menurut dia, tahun-tahun awal kuliah justru menjadi periode yang tepat untuk mengeksplorasi berbagai pilihan sebelum menentukan arah yang ingin ditekuni.
Baca juga:
Mahasiswa Baru Untag Surabaya Makin Beragam, Ada dari Papua dan NTT
“Lebih baik gagal daripada kalian tidak pernah mencoba. Karena ketika kalian mencoba dan gagal, kalian akan mendapatkan lebih banyak ilmu dibanding orang yang tidak mencoba sama sekali,” tutur Xaviera.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak melihat keberhasilan hanya dari pencapaian akademik. Pengalaman organisasi, aktivitas di luar kelas, hingga kesempatan mencoba hal-hal baru dapat menjadi bagian penting dalam proses pembentukan diri selama kuliah.
Bagi mahasiswa baru, pengalaman Xaviera memberikan gambaran berbeda mengenai kehidupan kampus. Tiersa Putri Amaria, mahasiswa Program Studi Administrasi Negara asal Surabaya, mengatakan pengalaman akademik yang dibagikan Xaviera membantunya mempersiapkan diri menghadapi dunia perkuliahan.
Baca juga:
PKKMB Untag Surabaya 2026 Jadi Gerbang Kehidupan Kampus
“Saya jadi belajar dari pengalaman akademiknya, ini memberi perspektif baru dalam mempersiapkan diri menghadapi kehidupan perkuliahan,” ujar Tiersa.
Kehadiran Xaviera dalam PKKMB 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai sesi motivasi bagi mahasiswa baru. Pengalaman yang dibagikan menjadi dorongan agar 3.160 maba Untag Surabaya memanfaatkan masa kuliah untuk memperluas pengalaman, mengenali kemampuan diri, sekaligus membangun daya saing menghadapi dunia setelah kampus.