jatimnow.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya kembali mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca laut yang cukup ekstrem pada 3-6 Agustus 2026.
Berdasarkan data infografis peringatan dini yang dikeluarkan, ancaman utama di perairan Jatim pekan ini dipicu lonjakan kecepatan hembusan angin.
Dari tinjauan kondisi sinoptik, angin secara umum bertiup dari arah Timur hingga Tenggara dengan kecepatan maksimum melonjak hingga mencapai 34 knot atau setara dengan 68 km/jam. Meskipun hembusan angin tergolong beringas, kondisi cuaca di atas wilayah perairan secara umum diprakirakan tetap cerah berawan.
Baca juga:
Gelombang 2,5 Meter Intai Perairan Jatim pada 31 Juli - 3 Agustus
Dorongan angin berkecepatan tinggi tersebut diprediksi kuat akan membangkitkan gelombang laut yang berpeluang mencapai ketinggian 1,25 meter hingga 2,5 meter.
Berdasarkan rilis BMKG, potensi gelombang tinggi ini mengepung pesisir utara, selatan, hingga kawasan kepulauan Jatim, yang meliputi perairan Masalembo; Bawean bagian selatan dan bagian utara; Tuban; Lamongan; Gresik bagian utara; Bangkalan, Sampang, dan Pamekasan bagian utara; Sumenep bagian utara; Kepulauan Sapudi bagian utara; Kepulauan Kangean bagian utara, timur, dan selatan; hingga perairan pesisir selatan yang meliputi Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang, Jember, dan Banyuwangi.
Baca juga:
Angin Kencang Ancam 7 Daerah Jatim, Banyuwangi & Lumajang Waspada Hujan Lebat
Dengan kecepatan angin yang berpotensi menyentuh 34 knot pada periode ini, seluruh masyarakat pesisir, nelayan tradisional, dan operator kapal dihimbau untuk tidak memaksakan diri melaut dan selalu memperbarui informasi cuaca maritim melalui portal resmi maritim-tanjungperak.bmkg.go.id.