Pixel Code jatimnow.com

Kota Jinhua Tiongkok Buka Peluang Kerja Sama Sister City dengan Jember

Editor : Yanuar D   Reporter : Sugianto
Delegasi Kota Jinhua Tiongkok saat di Jember. (Foto: Diskominfo Jember/jatimnow.com)
Delegasi Kota Jinhua Tiongkok saat di Jember. (Foto: Diskominfo Jember/jatimnow.com)

jatimnow.com - Delegasi Kota Jinhua, Provinsi Zhejiang, Republik Rakyat Tiongkok, bersama Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Surabaya membuka peluang kerja sama sister city dengan Pemerintah Kabupaten Jember.

Kunjungan yang berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha Jember ini menjadi langkah awal dalam membangun hubungan kemitraan yang diharapkan mampu membuka peluang kerja sama strategis di berbagai sektor, mulai dari investasi, perdagangan, pendidikan, kesehatan, pariwisata, kebudayaan, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Jember menjadi salah satu dari lima daerah di Jawa Timur yang menjadi tujuan kunjungan delegasi tersebut, selain Kota Surabaya, Kota Malang, Kota Madiun, dan Kabupaten Sidoarjo. Kunjungan ini menunjukkan semakin besarnya perhatian dan ketertarikan mitra internasional terhadap potensi daerah di kawasan Tapal Kuda.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan bahwa ketertarikan Kota Jinhua untuk menjalin kerja sama dengan Jember merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan guna mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Jember. Hari ini Jember tidak hanya mendapat perhatian di tingkat nasional, tetapi juga mulai dilirik oleh mitra internasional. Pertemuan ini menjadi tahapan awal menuju kerja sama Sister City yang akan terus kami tindak lanjuti,” ungkapnya, Selasa (2/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah peluang kolaborasi yang dapat diwujudkan pada masa mendatang. Selain kerja sama antardaerah melalui skema Sister City, terdapat pula peluang pengembangan kerja sama di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta pertukaran pengalaman dan teknologi yang mendukung pembangunan daerah.

Pemkab Jember juga memaparkan berbagai potensi unggulan yang dimiliki daerah, termasuk sektor pertanian, perkebunan, perdagangan, dan pariwisata yang dapat dikembangkan bersama mitra dari Jinhua.

Selain investasi, pembahasan juga mengarah pada potensi peningkatan perdagangan antara kedua daerah. Produk unggulan Kabupaten Jember, khususnya kopi, dinilai memiliki peluang untuk dipasarkan lebih luas ke pasar internasional, termasuk Tiongkok.

Baca juga:
Jaga Kondusivitas, Forkopimda dan Perguruan Silat Jember Gelar Apel Kebangsaan

Gus Fawait menegaskan bahwa Pemkab Jember berkomitmen menciptakan iklim investasi yang aman, nyaman, dan memberikan kepastian bagi para investor. Namun demikian, setiap kerja sama yang dibangun harus memberikan manfaat yang seimbang bagi seluruh pihak.

“Kami terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama dan investasi. Yang terpenting adalah kerja sama memberikan manfaat bersama, mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, serta berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat Jember,” tegasnya.

Sementara itu, Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Surabaya, Ye Su, mengapresiasi komunikasi dan peluang kerja sama tersebut. Menurutnya, hubungan Indonesia dan Tiongkok selama ini terjalin dengan baik serta didukung oleh kerja sama antarpemerintah maupun hubungan antarmasyarakat.

“Hari ini menjadi momen yang penting bagi Tiongkok dan Kabupaten Jember. Saya sangat senang melihat kedua pihak dapat berkumpul dan menjajaki peluang kerja sama yang bermanfaat,” ujarnya.

Baca juga:
Komisi D DPRD Jember Dorong Instansi dan Perusahaan Lebih Peduli Disabilitas

“Dalam beberapa tahun terakhir, kerja sama di tingkat daerah memiliki peran yang semakin penting dalam mendukung hubungan bilateral kedua negara,” lanjutnya.

Peluang kerja sama ini dinilai menjadi awal yang baik untuk memperkuat hubungan kedua wilayah sekaligus memberikan kontribusi positif bagi hubungan Indonesia dan Tiongkok secara lebih luas.

“Saya berharap masyarakat Kota Jinhua dan Kabupaten Jember dapat bekerja sama membangun jembatan pertukaran budaya, kerja sama ekonomi dan industri antara kedua wilayah,” sebutnya.

“Hal ini akan memberikan momentum baru bagi perkembangan hubungan bilateral Indonesia dan Tiongkok di masa mendatang,” tambahnya.