Pixel Code jatimnow.com

Selama Libur Panjang, Stasiun Lamongan Layani 3 Ribu Penumpang

Editor : Bramanta   Reporter : Adyad Ammy Iffansah
Masyarakat pengguna layanan kereta api (KA) di Stasiun Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Masyarakat pengguna layanan kereta api (KA) di Stasiun Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - PT KAI Daop 8 Surabaya mencatat 3.588 penumpang menggunakan layanan kereta api (KA) di Stadiun Lamongan selama libur panjang kenaikan Yesus Kristus.

Jumlah tersebut tergolong tinggi, menunjukan animo serta minat masyarakat terhadap angkutan kereta menunjukan tren positif.

Maneger Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Buwono mengungkapkan volume penumpang mencapai 3.588, terdiri dari 1.787 penumpang berangkat dan 1.801 penumpang datang.

"Peningkatan jumlah penumpang tercatat mulai terjadi pada 14 Mei untuk kedagangan penumpang, sementara 17 Mei keberangkatan penumpang," ungkapnya, Selasa (19/5/2026).

Baca juga:
Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Mahendro menyampaikan bahwa seluruh operasional perjalanan kereta api selama masa libur panjang berjalan dengan lancar dan terkendali.

"KAI terus mengedepankan keselamatan perjalanan serta menjaga ketepatan waktu sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada pelanggan," tuturnya.

Baca juga:
Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

KAI Daop 8 Surabaya memastikan seluruh pelayanan di Stasiun Lamongan berjalan lancar, aman, dan kondusif. Berbagai langkah antisipatif telah dilakukan, mulai dari pengaturan alur penumpang, hingga optimalisasi fasilitas stasiun guna memberikan kenyamanan bagi para pelanggan.

"Ke depan, KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan demi memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi masyarakat," tutup Mahendro.

Tampil Solid, Persid Jember Kalahkan Persemay Maybrat
Olah Raga

Tampil Solid, Persid Jember Kalahkan Persemay Maybrat

Kemenangan di Stadion JSG ini tidak hanya memperpanjang napas Persid Jember di kompetisi kasta keempat sepak bola Indonesia, tetapi juga menjadi modal motivasi berharga bagi seluruh tim untuk menjaga asa lolos ke fase berikutnya.