Pixel Code jatimnow.com

DPRD Surabaya Uji Ketersediaan dan Harga Bapokting di Pasar

Editor : Ni'am Kurniawan   Reporter : Fatkhur RIzky
Budi Leksono saat meninjau Pasar di Surabaya (foto: Anam for jatimnow.com)
Budi Leksono saat meninjau Pasar di Surabaya (foto: Anam for jatimnow.com)

jatimnow.com – Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Budi Leksono meninjau langsung ketersediaan dan harga bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah pasar tradisional di Surabaya.

Ia memastikan stok kebutuhan masyarakat tetap aman serta menjaga stabilitas harga selama bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam kegiatan tersebut, legislator yang akrab disapa Buleks itu meninjau berbagai komoditas utama seperti beras, minyak goreng, gula, telur, daging, cabai, bawang, hingga aneka sayuran dan buah-buahan yang banyak dibutuhkan masyarakat.

Buleks mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, secara umum ketersediaan bahan pokok di pasar-pasar Surabaya masih dalam kondisi aman.

"Dari hasil pemantauan kami di beberapa pasar, stok bahan pokok secara umum masih aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sampai menjelang Lebaran,” kata Buleks.

Baca juga:
DPRD Surabaya: Pembatasan Transportasi jelang Lebaran Bisa Ganggu Ekonomi

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya itu juga menyebut sebagian besar harga komoditas masih relatif stabil. Beberapa bahan pokok memang mengalami kenaikan, namun masih dalam batas wajar.

"Ada kenaikan pada beberapa komoditas, tapi masih relatif kecil, sekitar Rp500 sampai Rp1.000,” ujarnya.

Baca juga:
DPRD Surabaya dan Hiperhu Sepakati SOP Baru Hiburan Malam

Namun demikian, ia mencatat kenaikan harga cukup terasa pada komoditas daging yang mencapai sekitar Rp10 ribu per kilogram. Menurutnya, hal itu dipicu meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Buleks berharap ketersediaan bahan pokok tetap terjaga dan distribusi berjalan lancar sehingga stabilitas harga bisa tetap terkendali hingga Lebaran.

Dolar AS Tembus Rp18.038, Rupiah Kian Tertekan
Ekonomi

Dolar AS Tembus Rp18.038, Rupiah Kian Tertekan

Dari grafik pergerakan kurs, nilai tukar USD terhadap rupiah mengalami kenaikan bertahap sejak awal Mei 2026 dari kisaran Rp17.300 hingga akhirnya menembus level Rp18.000 pada awal Juni.