jatimnow.com – Menjelang bulan suci Ramadan 2026, aktivitas jual beli kurma di Kabupaten Jember, mulai menggeliat. Di Pasar Tanjung Jember, sejumlah gerai dan lapak pedagang kurma dipadati pembeli yang berburu buah khas Timur Tengah tersebut untuk persiapan berbuka puasa.
Memasuki H-7 Ramadan, permintaan kurma meningkat signifikan dibanding hari biasa. Berbagai jenis kurma tampak memenuhi etalase toko, mulai dari kurma Mesir hingga kurma Ajwa. Pembeli datang silih berganti, baik yang membeli dalam jumlah kecil maupun per karton untuk stok selama bulan puasa.
Salah seorang pembeli, Nailin, mengaku rutin membeli kurma setiap menjelang Ramadan. Menurutnya, kurma sudah menjadi hidangan wajib saat berbuka puasa.
“Ini saya beli kurma jenis Palestine untuk persiapan puasa. Soalnya kalau tanpa kurma, rasanya kurang lengkap suasana Ramadannya,” ujar Nailin, Rabu (11/2/2026).
Lonjakan permintaan tersebut dibenarkan pemilik stand kurma, Alwi Al-Habsji. Ia menyebut, sejak awal pekan ini omzet penjualan di tokonya meningkat sekitar 60 persen dibandingkan hari normal.
Baca juga:
Waspada! Konsumsi Gorengan saat Puasa Bisa Gagalkan Kerja Obat, Ini Kata Ahli
“Alhamdulillah, penjualan di H-7 Ramadan ini naik sekitar 60 persen. Pembeli mulai ramai sejak awal minggu,” ungkap Alwi.
Ia menjelaskan, kurma Mesir menjadi jenis yang paling banyak diminati masyarakat karena harganya relatif terjangkau, yakni sekitar Rp220 ribu per karton berisi 10 kilogram. Sementara itu, kurma Ajwa tetap menjadi pilihan premium dengan harga mencapai Rp800 ribu per karton ukuran 5 kilogram.
Baca juga:
Melihat Aktivitas Ibadah Warga Binaan Lapas Malang di Bulan Ramadan
“Kalau dari tahun ke tahun, yang paling laris tetap kurma Mesir,” jelasnya.
Meski sempat terkendala pasokan akibat pembatasan impor buah, Alwi memastikan ketersediaan kurma di pasaran kini kembali stabil. Distribusi yang meningkat menjelang Ramadan membuat stok di sejumlah gerai relatif aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.