jatimnow.com-Sejumlah bangunan di Trenggalek dilaporkan mengalami kerusakan dampak gempa bumi yang terjadi Jumat (6/2/2026) dini hari. Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,4 yang terjadi di Pacitan terasa cukup keras goncangannya di wilayah Trenggalek. Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut, tepatnya pada koordinat 8,98° LS dan 111,18° BT, atau sekitar 89 kilometer arah tenggara Kota Pacitan, dengan kedalaman 58 kilometer.
Kalaksa BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi mengatakan gempa dirasakan masyarakat Trenggalek dengan intensitas skala III MMI. Akibat kejadian tersebut, sebanyak 9 bangunan di empat kecamatan dilaporkan mengalami kerusakan. Bangunan tersebut terdiri dari 7 rumah. 1 balai desa dan 1 sekolah. Kerusakan yang dialami masuk kategori skala ringan hingga sedang.
"Ada yang atapnya roboh ada juga yang tembok rumah mengalami keretakan," ujarnya, Sabtu (7/2/2026).
Bangunan yang dilaporkan rusak ini berada di Desa Botoputih Kecamatan Bendungan, Desa Suruh Kecamatan Suruh, Desa Masaran Kecamatan Munjungan, Desa Winong dan Desa Dermosari Kecamatan Tugu. Pihak BPBD sendiri telah melakukan peninjauan terhadap bangunan rumah dan balai desa yang dilaporkan mengalami kerusakan ini. Kerusakan yang dilaporkan meliputi tembok retak dan ambrol serta atap rumah yang runtuh.
Baca juga:
9 Pemuda Asal Trenggalek Kuliah D2 Gratis di Korea Selatan
"Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut," terangnya.
BPBD Trenggalek memastikan telah melakukan pendataan dan pemantauan di lokasi terdampak untuk memastikan keselamatan warga serta menyiapkan langkah penanganan lanjutan bagi rumah yang mengalami kerusakan. Mereka juga telah melakukan pembersihan material rumah yang ambruk dalam peristiwa ini.
Baca juga:
Terdakwa Penganiaya Guru di Trenggalek Divonis 6 Bulan Penjara
"Kami terus memantau perkembangan terkait dampak gempa bumi yang terjadi," pungkasnya.