jatimnow.com-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tulungagung mencatat sejumlah lokasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) memerlukan perbaikan. Pada tahun 2026, alokasi anggaran untuk revitalisasi hanya untuk alun-alun Tulungagung.
Kabid Tata Lingkungan DLH Tulungagung, Reni Fatmawati mengatakan, total jumlah RTH yang sudah dibangung berada di 14 lokasi. Dari 14 RTH yang dimiliki Kabupaten Tulungagung rata-rata kondisinya cukup bagus. Namun DLH Tulungagung memperkirakan ada 30 persen RTH yang saat ini perlu perbaikan.
"Memang ada RTH yang sudah waktunya dilakukan perbaikan. Tapi untuk kondisinya 70 persen RTH di Kabupaten Tulungagung dalam kondisi baik," ujarnya, Selasa (20/1/2026).
Pada tahun 2026, Pemkab Tulungagung hanya menganggarkan revitalisasi untuk RTH alun-alun Tulungagung. Revitalisasi dilakukan untuk perbaikan wahana permainan out door.
"Untuk anggaran revitalisasi belum bisa kami publikasikan," paparnya.
Baca juga:
Keren, Perempuan di Tulungagung Ubah Limbah Galon Menjadi Pot Karakter
Sedangkan untuk alokasi revitalisasi atau perbaikan RTH lainya belum dianggarkan pada tahun 2026. Padahal kondisi beberapa RTH membutuhkan perbaikan.
"RTH lainya belum ada alokasi anggaran revitalisasi fisik, kecuali pemeliharaan. Tapi kondisinya memang butuh perbaikan," ungkapnya.
Baca juga:
Video Penangkapan Babi Hitam di Tulungagung Viral, Ini Penjelasan Warga
Reni juga menegaskan bahwa sesuai Perda di Tulungagung, menggunakan RTH untuk tempat berjualan sudah jelas dilarang. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Satpol PP Tulungagung terkait penertiban pedagang yang berjualan di RTH.
"Seperti di alun-alun Tulungagung, kami sudah koordinasi dengan Satpol PP. Mulai minggu lalu sudah tidak ada lagi pedagang di dalam Aloon-Aloon," pungkasnya.
URL : https://jatimnow.com/baca-81837-30-persen-ruang-terbuka-hijau-di-tulungagung-perlu-perbaikan