Pixel Code jatimnow.com

Komdis Asprov PSSI Jatim Berikan Sanksi Tegas Kepada Pemain Putra Jaya Pasuruan

Editor : Bramanta  
Foto: Aksi tendangan pemain Putra Jaya Pasuruan. (Youtube/jatimnow.com)
Foto: Aksi tendangan pemain Putra Jaya Pasuruan. (Youtube/jatimnow.com)

jatimnow.com-Komite Disiplin (Komdis) Asprov PSSI Jawa Timur memberi sanksi tegas kepada pemain Putra Jaya Pasuruan, M Hilmi Gimnastiar. Berdasar hasil sidang Komdis, pemain tersebut terbukti bersalah dan melanggar pasal kode displin PSSI. Mereka memberi sanksi tegas berupa larangan beraktivitas dalam dunia sepak bola seumur hidup bagi M Hilmi Gimnastiar. Selain itu M Hilmi juga dikenakan sanksi administratif berupa denda sebesar Rp2,5 juta.

Keputusan tegas tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 001/KOMDIS/PSSI-JTM/I/2026 yang dirilis pada Selasa (6/1/2026). Sidang Komdis dipimpin langsung oleh Ketua Komite Disiplin H. Samiadji Makin Rahmat bersama anggota Rohmad Amrulloh dan Dimas Nur Arif Putra Suwandi. Ketua Komdis Asprov PSSI Jawa Timur, Samiadji Makin Rahmat mengatakan setelah melalui proses pemeriksaan mendalam, perbuatan Hilmi terbukti melanggar Pasal 48 juncto Pasal 49 Kode Disiplin PSSI.

"Perbuatan menendang pemain lawan yang mengakibatkan luka parah merupakan tindakan kekerasan dan pelanggaran berat," ujarnya.

Baca juga:
Persedikab Ciut Nyali Hadapi 8 Besar Liga 3 Jatim usai Gagal jadi Tuan Rumah?

Berdasarkan hasil sidang, pihaknya memberi sanksi berupa larangan beraktivitas dalam dunia sepak bola seumur hidup bagi M Hilmi Gimnastiar. Selain itu M Hilmi juga dikenakan sanksi administratif berupa denda sebesar Rp2,5 juta. Sanksi ini diberikan sebagai komitmen PSSI dalam memberikan efek jera terhadap pelaku kekerasan di lapangan hijau.

“Perbuatan tersebut tidak hanya mencederai nilai sportivitas, tetapi juga membahayakan keselamatan pemain lain. Oleh karena itu, Komite Disiplin memandang perlu menjatuhkan sanksi tegas," imbuhnya.

Baca juga:
Asprov PSSI Jatim Gelar Lomba Karya Tulis Jurnalistik Piala Dunia U-17 2023

Sebelumnya sebuah insiden horor terjadi pada pertandingan babak 32 besar grup CC Kompetisi Liga 4 Jawa Timur. Pertandingan tersebut mempertemukan Putra Jaya Pasuruan dan Perseta 1970 Tulungagung. Saat memasuki menit ke 72, pemain Putra Jaya Lamongan M Hilmi melakukan tendangan ke dada pemain Perseta 1970 Tulungagung, Firman Nugraha. Dari rekaman terlihat adanya unsur kesengajaan dalam melakukan hal tersebut. Pihak manajemen Perseta 1970 Tulungagung sendiri berencana membawa kasus ini ke ranah hukum.