Pixel Code jatimnow.com

Resmi Dilantik, IPNU-IPPNU Jabon Fokus Benahi Akhlak Pelajar Nahdliyin

Editor : Ali Masduki   Reporter : Ali Masduki
Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kecamatan Jabon, Sidoarjo, resmi dilantik untuk memulai misi besar penyelamatan karakter generasi muda. (Foto: Ainul Yakin for JatimNow.com)
Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kecamatan Jabon, Sidoarjo, resmi dilantik untuk memulai misi besar penyelamatan karakter generasi muda. (Foto: Ainul Yakin for JatimNow.com)

jatimnow.com - Tantangan degradasi moral di kalangan remaja menjadi pekerjaan rumah besar bagi organisasi pelajar saat ini.

Menjawab keresahan itu, Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Jabon, Sidoarjo, resmi dilantik untuk memulai misi besar penyelamatan karakter generasi muda.

Bertempat di SMP–SMA Afisena Jabon, prosesi sakral ini bukan sekadar seremoni serah terima jabatan. Para pengurus baru membawa beban moral untuk mengawal pendidikan dan akhlak pelajar Nahdliyin di tengah gempuran arus zaman yang semakin kompleks.

Ketua PAC IPNU Jabon, M. Imam Sufajar, menegaskan bahwa kepengurusannya akan bergerak melampaui urusan administratif. Ia ingin IPNU menjadi ruang hidup bagi pembinaan karakter yang nyata.

"Kami memandang organisasi ini bukan sekadar struktur formal. Ini adalah kawah candradimuka untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat moralitas pelajar agar tetap tegak di atas nilai keislaman dan kebangsaan," ujar Imam usai pelantikan.

Pengurus Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Jabon, Sidoarjo, resmi dilantik untuk memulai misi besar penyelamatan karakter generasi muda. (Foto: Ainul Yakin for JatimNow.com)Pengurus Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Jabon, Sidoarjo, resmi dilantik untuk memulai misi besar penyelamatan karakter generasi muda. (Foto: Ainul Yakin for JatimNow.com)

Baca juga:
ISNU Kabupaten Kediri: Jangan Sampai Santri Tertinggal Perkembangan Dunia Digital

Hal serupa menjadi perhatian Zainatul Firdaus. Ketua PAC IPPNU Jabon ini menyoroti pentingnya ruang bagi pelajar putri untuk berdaya tanpa kehilangan jati diri. Menurutnya, kecerdasan intelektual tidak akan punya arti jika tidak dibarengi dengan kematangan emosional dan spiritual.

Dukungan penuh datang dari kalangan senior. Pembina PAC IPNU–IPPNU Jabon, H. Agus Sirojul Chakim, meminta para pengurus segera merapatkan barisan. Soliditas organisasi menjadi kunci utama agar program kerja yang dicanangkan tidak layu di tengah jalan.

"Setiap gerak organisasi wajib berlandaskan nilai Ahlussunnah wal Jamaah. Sinergi dengan badan otonom NU lainnya harus diperkuat agar dampaknya terasa langsung oleh masyarakat," pesan Agus.

Baca juga:
Ketua IPNU-IPPNU Ngaban, Tim Labfor Datangi TKP, Meninggal saat Peragakan Jurus

Wakil Ketua MWCNU Jabon, Drs. Akhmad Khusairi, melihat pelantikan ini sebagai harapan baru. Ia menitipkan pesan agar para pengurus mampu membawa perubahan bagi dunia pendidikan di Jabon, terutama dalam melahirkan pelajar yang punya kepedulian sosial tinggi.

Melalui nakhoda baru ini, PAC IPNU dan IPPNU Jabon diharapkan mampu menjadi benteng terakhir yang menjaga moralitas pelajar, sekaligus mencetak kader Nahdlatul Ulama yang unggul dan berdaya saing di kancah global.