Pixel Code jatimnow.com

Polisi Gerebek Rumah Produksi Mercon di Probolinggo

Editor : Yanuar D   Reporter : Haryo Agus
Polisi saat gerebek rumah produksi mercon di Probolinggo. (Foto: Polres Probolinggo/jatimnow.com)
Polisi saat gerebek rumah produksi mercon di Probolinggo. (Foto: Polres Probolinggo/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polres Probolinggo menggerebek rumah produksi mercon di Dusun Matekan Utara, Desa Matekan, Besuk, Kabupaten Probolinggo. Dalam penggerebekan ini, Polisi mengamankan S (49) dan menyita ratusan mercon.

Kasat Samapta Polres Probolinggo AKP Siswandi mengatakan, kini S dan barang bukti berupa mercon dan bahan peledak telah diamankan guna proses penyelidikan.

“Pemilik dan barang bukti sudah kami amankan untuk proses hukum lebih lanjut," kata AKP Siswandi, Jumat (7/6/2024).

Siswandi menuturkan, penangkapan itu bermula dari adanya laporan masyarakat bahwa ada sebuah rumah yang memproduksi mercon di wilayah tersebut.

Mengetahui hal itu, pihak kepolisian langsung sigap menyelidiki dan melakukan penggeledahan di rumah pelaku.

Baca juga:
Modus Kencan Sejenis, Pria Asal Sampang Ini Bawa Kabur Motor Warga Jember

Saat penggeledahan di rumah milik pelaku tersebut, ditemukan ratusan bahan peledak jenis mercon.

“Laporan masyarakat bahwa ada sebuah rumah di Besuk yang dijadikan tempat produksi bahan peledak jenis mercon,” tuturnya.

Sementara itu Kapolsek Probolinggo AKBP Wisnu Wardana mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak menggunakan bahan peledak untuk kegiatan apapun.

Baca juga:
Cerita Atlet Arung Jeram Gagalkan Begal, Terima Award dari Polres Probolinggo

Wisnu menegaskan, pihaknya akan menindak tegas kepada siapa saja yang menyimpan atau memiliki bahan peledak baik itu untuk membuat petasan apalagi untuk merakit bom ikan.

“Kami akan menindak tegas terkait kepemilikan bahan peledak ini,” tandas AKBP Wisnu

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam