Pixel Code jatimnow.com

Puluhan Tukik Terdampar di Pantai Cengkrong Trenggalek, Kasihan Lo, Rek

Editor : Endang Pergiwati   Reporter : Bramanta Pamungkas
Polisi mengumpulkan tukik yang terdampar. (Dok Polsek Watulimo for jatimnow.com)
Polisi mengumpulkan tukik yang terdampar. (Dok Polsek Watulimo for jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan tukik terdampar di Pantai Cengkrong, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek.

Diduga tukik tersebut tersapu gelombang tinggi usai dilepasliarkan dari Pantai Taman Kili-Kili di Kecamatan Panggul. Anak penyu ini, lalu dikumpulkan oleh warga dan kembali dilepasliarkan ke laut.

Kapolsek Watulimo, AKP Zainudin mengatakan, temuan ini bermula saat salah satu warga melihat tukik di sekitar warung yang berada di Pantai Cengkrong.

Ternyata jumlah tukik yang terdampar cukup banyak. Mereka lalu mengumpulkan tukik ini dalam satu wadah.

"Petugas dan warga berhasil mengumpulkan 59 tukik di sekitar Pantai Cengkrong," ujarnya, Selasa (08/08/2023).

Baca juga:
Bangkai Hiu Paus Tutul Terdampar di Pantai Bayem Tulungagung

Tukik yang terdampar jenisnya adalah lekang. Belum pasti, apakah penyebab tukik yang terdampar di Pantai Cengkrong tersebut. Namun diduga tukik ini terdampar akibat gelombang tinggi di laut. Tukik ini terbawa arus sehingga terdampar di Pantai Cengkrong.
"Dugaannya puluhan tukik terdampar akibat gelombang laut yang tinggi," tuturnya.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, beberapa waktu lalu terdapat pelepasan tukik di Taman Pantai Kili-Kili Kecamatan Panggul. Diduga tukik tersebut berasal dari Pantai Kili-Kili.

Baca juga:
Hiu Tutul Terdampar di Pantai Pangi Blitar

Pantai ini menjadi tempat konservasi penyu dan kerap melepasliarkan tukik. Setelah dikumpulkan, kini tukik tersebut sudah dilepas ke laut.

"Sudah dilepaskan lagi ke laut tadi tukiknya," pungkasnya.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam