Pixel Code jatimnow.com

Tiga Rumah di Pamekasan Ludes Terbakar, Sertifikat dan BPKB jadi Abu

Editor : Zaki Zubaidi   Reporter : Fathor Rahman
Kebakaran di Dusun Wa'duwak Desa Banyupelle Kecamatan Palengaan, Pamekasan. (Foto:  Fathr Rahman/jatimnow.com)
Kebakaran di Dusun Wa'duwak Desa Banyupelle Kecamatan Palengaan, Pamekasan. (Foto: Fathr Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kebakaran terjadi di Dusun Wa'duwak Desa Banyupelle Kecamatan Palengaan, Pamekasan, Selasa (18/7/2023). Tiga rumah berdempetan ludes terbakar beserta sejumlah isinya.

Rumah tersebut milik Pak Mukrab (60), warga setempat. Saat kebakaran, rumah dalam keadaan kosong. Sebab pemiliknya sedang berada di sawah yang tidak jauh dari lokasi.

"Saat kebakaran pemilik rumah sedang di sawah. Api tiba-tiba sudah membakar sebagian rumah, " kata Ridwan yang tidak jauh dari kejadian.

Dikatakan, jika warga sempat berusaha memadankan. Namun api cukup besar. Sedangkan warga menggunakan alat dan air seadanya.

Baca juga:
Diduga Korsleting Listrik, Tempat Biliar di Nginden Surabaya Terbakar

Akibat kejadian itu, beberapa perabotan rumah tidak berhasil diselamatkan. Termasuk sertifikat rumah, BPKB kendaraan roda dua, dan uang. Namun belum bisa dikalkulasi total kerugian.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Pamekasan,Yusuf Wibiseno mengatakan, timnya sudah berusaha maksimal. Namun, lokasi kejadian tempatnya memang agak jauh. Sementara informasi yang masuk api sudah hampir membakar semua rumah.

Baca juga:
Pria di Tulungagung Bakar Rumah Pacarnya Diduga karena Cemburu

"Bahan rumah memang mudah terbakar. Sehingga api dengan cepat terbakar. Tapi kami maksimalkan memadamkan api, " katanya.

Ditegaskan, kebakaran diduga akibat korsleting liatrik. Muncul percikan api pada kabel listrik dan membakar bagian rumah. Sehingga api membesar.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam