Pixel Code jatimnow.com

Polisi Ringkus Duet Kuli Bangunan dan Buruh Pabrik Pengedar Sabu Sidoarjo

Editor : Zaki Zubaidi   Reporter : Zainul Fajar
Kedua tersangka saat gelaran rilis Polres Sidoarjo. (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)
Kedua tersangka saat gelaran rilis Polres Sidoarjo. (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satresnarkoba Polresta Sidoarjo berhasil ringkus duet kuli bangunan dan buruh pabrik pengedar sabu jaringan Sidoarjo barat.

Keduanya adalah BD (30) kuli bangunan asal Wringinanom Gresik, dan Degek (40) buruh pabrik asal Balongbendo, Sidoarjo.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro memaparkan bahwa semula pihak kepolisian berhasil menangkap tersngka BD di jalan kampung Desa Bogem, Balongbendo, Sidoarjo.

"Setelah dilakukan pendalaman, BD ini akhirnya ngaku kalau dia dapat barang itu dari Degek. Tak berselang lama, kami berhasil membekuk Degek lengkap dengan barang bukti narkoba jenis sabu dan juga sejumlah pil ekstasi," ujar Kusumo. Rabu (28/12/2022).

Baca juga:
Bawa Sabu, Pria Asal Sidoarjo Dibekuk Satresnarkoba Polres Gresik

Lebih lanjut, saat dilakukan pemeriksaan mendalam diketahui bahwa Degek adalah pengedar narkoba yang memang eksis di kawasan Balongbendo dan sekitarnya.

"Pengakuan dari tersangka, ia mengedarkan sekaligus mengirim dengan sistem ranjau. Pelanggannya juga di daerah kawasan situ," imbuhnya.

Baca juga:
Simpan 84 Gram Sabu, Dua Pengedar Dibekuk Satresnarkoba Polres Gresik

Dari kedua tangan tersangka, kepolisian berhasil mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu siap edar dalam wadah plastik kurang lebih seberat 1 kilogram dan 43 butir pil ekstasi logo batman dengan berat 16,77 gram.

"Keduanya disangkakan pasal 114 ayat 2 dan pasal 112 ayat 2 dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup," pungkasnya.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam