Pixel Code jatimnow.com

Arteria Dahlan Sebut Tragedi Kanjuruhan Murni Kesalahan SOP

Editor : Narendra Bakrie   Reporter : Achmad Titan
Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan saat diwawancarai awak media (Foto: Rizki for jatimnow.com)
Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan saat diwawancarai awak media (Foto: Rizki for jatimnow.com)

jatimnow.com - Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan meminta agar tragedi Kanjuruhan yang mengakibatkan 132 orang meninggal dunia diusut tuntas.

"Harus diusut secara tuntas dan dibuka secara jelas kepada masyarakat. Kebenaran dan faktanya harus disampaikan. Salah satunya adalah prosedur standar yang dilakukan seluruh pihak terkait tentang penyelenggaraan pertandingan," ujar Arteria, Kamis (13/10/2022).

Politisi PDI Perjuangan (PDIP) ini menambahkan, titik kesalahan, kekeliruan dan penyimpangan khususnya pada saat pengendalian massa pascapertandingan, juga harus dicermati. Lalu fakta yang dikumpulkan dijadikan bahan pertanggungjawaban pihak-pihak terkait.

Baca juga:
Persik Kediri Doa Bersama Gate 13 Stadion Kanjuruhan Malang Jelang Lawan Arema FC

"Penilaian saya ini murni kesalahan SOP. Tidak boleh ada satu nyawa-pun halal atas nama sepak bola. Dan apakah dari peristiwa ini cukup menetapkan enam orang tersangka serta adanya pencopotan sejumlah pejabat kepolisian," tegasnya.

Dia juga menanyakan kepada pihak pemegang hak siar, kenapa pertandingan yang sudah diajukan berlaga pada sore hari untuk meminimalisir hal yang tidak diinginkan, justru tidak direspon.

Baca juga:
Manajemen Arema Hadiri Peringatan 2 Tahun Tragedi Kanjuruhan

"Kalau main malam hari, tentu penonton lebih banyak dan hak siar lebih mahal. Itu juga harus didalami. Belum lagi bila sampai ada indikasi judi. Semuanya harus kita lihat," pungkasnya.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam