jatimnow alexametrics

HUT ke-57, Golkar Jatim Gelar Pewayangan Lakon Airlangga dan Arjuna Wiwaha

Editor : Arina Pramudita
Ketua DPD Golkar Jatim M Sarmuji menyerahkan "Gunungan" kepada Ki Dalang Cahyo Kuntadi.
Ketua DPD Golkar Jatim M Sarmuji menyerahkan "Gunungan" kepada Ki Dalang Cahyo Kuntadi.

Surabaya - Memperingati HUT ke-57, Partai Golkar Jatim menyelenggarakan pagelaran wayang kulit dengan lakon Arjuna Wiwaha. Acara ini sekaligus menjadi puncak kegiatan di tahun 2021.

Acara berlangsung di Kantor Golkar Jatim, Sabtu (30/10/2021) malam. Sebelum pagelaran wayang dimulai, Ketua DPD Golkar Jatim M Sarmuji menyerahkan "Gunungan" kepada Ki Dalang Cahyo Kuntadi.

Pagelaran wayang yang biasa digelar semalan suntuk, kali ini hanya berlangsung sekitar 4 jam.

Di lokasi acara, M Sarmuji mengatakan, dalam Kakawin Arjuna Wiwaha, Mpu Kanwa menulis tentang Raja Airlangga sedang melakukan pertempuran melawan musuh negara antara tahun 1028-1035. Secara metafora, Mpu Kanwa mengisahkan perjuangan Raja Airlangga sebagai Kakawin Arjuna Wiwaha. Sedangkan Tokoh Arjuna adalah Sang Raja Airlangga itu sendiri.

Arjuna Wiwaha adalah kisah yang ditulis Mpu Kanwa sebagai simbol perjalanan Raja Airlangga di Kerajaan Kahuripan. Dalam kisah ini Arjuna berhasil menyingkirkan pembuat rusuh kahyangan yaitu Prabu Niwatakawaca yang sakti mandraguna tetapi bersifat merusak.

"Secara kebetulan 1000 tahun setelah kisah Arjuna Wiwaha ditulis, ada tokoh bernama Airlangga yang sedang mengemban tugas besar memulihkan kekacauan negara akibat Covid-19. Tentu kami berharap Pak Airlangga dapat menyelesaikan tugas negara ini sebaik-baiknya," ujar Sarmuji.

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/gempur-rokok-ilegal-portrait-1.jpg

Lanjut Sarmuji, Arjuna sebagai simbol Raja Airlangga adalah seorang yang terpilih karena kesanggupan untuk menahan diri menghadapi godaan, menahan pedihnya perjuangan, berkhidmat pada tugas kerajaan.

Ia merujuk pada Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia yang sekarang sedang berjuang menjadi Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

"Arjuna Wiwaha memang ditulis oleh Mpu Kanwa seribu tahun lalu sebagai persembahan kepada Raja Airlangga tetapi doa kami sejarah akan berulang, ada raja atau pemimpin di era sekarang yang bernama Airlangga yang akan memimpin negara menghadapi segala problemnya," urainya.

"Bila pada masa itu ada seorang Mpu Kanwa yang menulis kisahnya, Insya Allah di era sekarang ini kami yang akan memahatkan sejarahnya," imbuh Sarmuji.

Sementara itu Ketua Pelaksana HUT ke-57 Kodrat Sunyoto, menyampaikan terimakasih atas kesediaan Ki Dialang Vahyo Kuntadi sebagai dalang pagelaran wayang, walau pemberitahuannya dalam waktu yang mepet.

Kodrat juga mengaku senang karena kepala daerah yang berasal dari Golkar juga hadir dalam acara tersebut. Seperti Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, Wakil Bupati Pacitan Gagarin, Wakil Bupati Madiun Hari Wuryanto.

Selain itu juga para Ketua DPD Golkar Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/player-manggis-potrait.jpg