jatimnow alexametrics

Tangan Patah, Pedagang di Kota Malang Dibantu Robot Buatannya Bikin Nasi Goreng

Editor : Sandhi Nurhartanto Reporter : Galih Rakasiwi
Dartadi dibantu robot buatannya membuat nasi goreng
Dartadi dibantu robot buatannya membuat nasi goreng

jatimnow.com - Beragam kuliner tersaji di Kota Malang. Terbaru, kini ada nasi goreng yang pembuatannya dibantu oleh robot.

Pedagang kaki lima yang menggunakan bantuan robot itu dapat ditemui di Jalan Muharto, Gang 5B, Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Dijuluki nasi goreng robot karena pembuatnya yang bernama Dartadi memasak nasi menggunakan robot buatannya sendiri. Alat yang menyerupai robot itu dipasang di atas wajan.

Robot itu digerakkan oleh onderdil sepeda motor yang dibuat oleh pria 60 tahun itu seperti besi yang dibuat menyerupai jari tangan dan digerakkan memutar.

Dartadi mengaku telah berjualan menggunakan alat robot sekitar 2 tahunan setelah dirinya mengalami kecelakaan. Waktu itu tangan kirinya patah akibat kecelakaan sekitar 4 tahun lalu sewaktu pulang ke Madura.

Lulusan Sekolah Dasar (SD) ini mengaku menyukai dunia elektronik. Dari keahlian itulah, dirinya membuat alat yang bisa membantu dirinya bekerja.

Setelah mencari bahan-bahan dari pasar loak, secara bertahap dirinya membuat robot yang dibuat untuk membantunya mengaduk nasi goreng.

"Dari situlah ide muncul akhirnya bisa membuat alat bantu atau robot pengaduk nasi goreng. Awalnya tidak bisa sempurna dan sempat saat membuat nasi alatnya gak sesuai harapan hingga membuat nasi berserta wajannya tumpah terhantam robot. Para pembeli lari ketakutan," kenang Dartadi saat ditemui, Minggu (17/10) malam.

Sudah 6 bulan ini dirinya terus menyempurnakan alat tersebut sehingga dapat berfungsi seperti yang diinginkan. Untuk sumber penggerak robot, Dartadi menggunakan baterai dinamo stater.

"Alhamdulillah, setelah uji coba terus akhirnya gerakannya bisa sempurna dan mampu sekali aduk bisa 7 piring nasi goreng," ujarnya.

Ia berharap robot pengaduk nasi goreng bikinannya ini dapat terus membantunya mencari nafkah untuk keluarganya.

"Semoga lancar, saya sudah berjualan nasi goreng kurang lebih 8 tahunan. Harus semangat karena saya tulang punggung keluarga," terang dia.

 

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/new-resto-pelabuhan-portrait.gif