jatimnow alexametrics

Sebelum Meninggal, Ayahanda Pembalap Mario Aji Tunjuk Manajer di Indonesia

Editor : Arina Pramudita
Pembalap internasional Mario Suryo Aji, Foto : instagram @mariosuryoaj1
Pembalap internasional Mario Suryo Aji, Foto : instagram @mariosuryoaj1

jatimnow.com - Meninggalnya Hartoto, Ketua DPC Partai Demokrat Magetan menyisakan duka mendalam bagi Kiagung Firdaus. Kia, sapaan Kiagung, adalah kerabat dekat almarhum yang juga ayahanda dari pembalap internasional Mario Suryo Aji.

Sebelum menghembuskan napas terakhir pada Senin (30/8/2021) pukul 10.35 Wib, Hartoto sempat bertemu Kia saat menjalankan aktivitas di Jakarta pada 25 hingga 28 Agustus 2021 lalu. Mereka membicarakan karier Mario yang kini menjadi pembalap binaan PT Astra Honda Motor di Jepang.

Baca juga:

Dalam pertemuan itu, almarhum memintanya menjadi manajer pembalap 16 tahun asli Magetan tersebut. Mendengar permintaan sahabatnya, Kia mengamini dengan sepenuh hati.

"Almarhum meminta saya agar menjadi manajer Mario di Indonesia. Untuk membantu agar punya akses dan diperhatikan oleh pemerintah. Jangan sampai negara lain yang memperhatikan Mario," ujarnya Kia.

Hartoto menyampaikan kepada kerabatnya itu, lantaran dirinya tidak terlalu paham perihal manajemen dunia balap otomotif.

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/gempur-rokok-ilegal-portrait-1.jpg

"Sehingga meminta saya dengan harapan bisa membantu Mario agar lebih cepat berpreatasi dan mempromosikannya," tegas Kiagung.

Hartoto meninggal dunia usai berolahraga sepeda Senin pagi. Ini diketahui tak lama setelah berkomunikasi dengan Kiagung pada pukul 08.58 Wib. Saat itu, Kia menyampaikan kabar gembira perihal Kapolda Metro Jaya Irjen fadil Imran yang bersedia mendukung Mario dan menjadi orang tua asuh.

"Beliau langsung bahagia dan meninggal dengan tenang, seakan-akan puteranya dititipkan ke kita," tandas Kia.

Mario Suryo Aji adalah putra Hartoto yang juga pembalap kenamaan asli Magetan. Terakhir, ia mengikuti FIM Moto3 Junior World Championship di Sirkuit Jerez, Spanyol, 24 Agustus pekan lalu. Mario adalah pembalap binaan Honda Jepang dan akan mengikuti balap di CEV Moto3 Eropa.

Pada 2022, ia dikabarkan akan tembus ke Moto GP 3 dan akan membalap di Mandalika.

Kiagung Firdaus (kiri) bersama almarhum Hartoto (kanan).Kiagung Firdaus (kiri) bersama almarhum Hartoto (kanan).

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/player-manggis-potrait.jpg