Pixel Code jatimnow.com

Remaja 16 Tahun di Surabaya Mengaku Dikepung Begal, Motor dan Dua HP Dirampas

Editor : Narendra Bakrie   Reporter : Zain Ahmad
Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Seorang remaja mengaku menjadi korban begal di Jalan Sidotopo Wetan, Simokerto, Surabaya. Akibatnya, motor Yamaha Vixion bernopol L 6959 WX dan dua handphone miliknya raib.

Dari informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, Kamis (5/8/2021). Korban diketahui berinisial RD (16), remaja laki-laki asal Simo Pomahan, Surabaya.

Saat itu, korban berboncengan bersama seorang temannya melewati jalan tersebut, setelah dari rumah kakeknya dan hendak pulang di daerah Randu Agung. Di tengah perjalanan, tiba-tiba dia dan temannya dihadang 6 orang tak dikenal yang membawa dua motor.

Dua orang di antara mereka kemudian turun dan mendekat sambil membentak korban dengan mengacung-acungkan senjata tajam. Lantaran takut, korban memutar balik motornya. Namun ketika hendak berputar, mesin motornya mati mendadak.

Korban kemudian meninggalkan motornya dan berlari menyelamatkan dirinya bersama temannya. Selain ketakutan, lokasi kejadian sepi dan tidak ada orang.

Baca juga:
Sembunyikan Motor di Kebun Tebu, Pelaku Begal di Jember Ditangkap Polisi

Beruntung, korban dan temannya berhasil menyelamatkan diri dari kepungan para pelaku. Itu setelah korban meminta pertolongan petugas jaga di Pos Pemadam Kebakaran (PMK) setempat.

Petugas PMK itu kemudian menelepon Polsek Simokerto. Tak lama berselang, sejumlah anggota Unit Reskrim datang ke lokasi. Korban kemudian dibantu untuk membuat laporan polisi. Dan saat ini, kasus itu masih dalam penyelidikan.

Baca juga:
Cerita Atlet Arung Jeram Gagalkan Begal, Terima Award dari Polres Probolinggo

Kanitreskrim Polsek Simokerto, Iptu I Ketut Redhana membenarkan kejadian tersebut dan korban juga sudah membuat laporan.

"Masih kami lakukan penyelidikan. Mohon waktu," jawabnya.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam