Sungai di Pasuruan Dikeruk: Antisipasi Banjir dan Normalisasi Saluran Irigasi

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan mengeruk Sungai Kendal yang kerap menjadi pemicu banjir di Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

"Warga mengeluhkan sungainya terjadi pendangkalan. Sehingga ketika hujan, beresiko terjadinya luapan air dan memicu banjir," jelas Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan, Misbah Zunib, Rabu (16/6/2021).

Misbah menerangkan bahwa Sungai Kendal belum mendapat tindakan normalisasi lebih dari dua tahun terakhir. Sehingga material sampah dan endapan lumpur membuat sungai itu dangkal.

Ada dua alat berat ekskavator dikerahkan. Satu unit mengeruk aliran sungai yang masuk wilayah Desa Kedungboto dan satu unit lainnya di aliran sungai yang masuk Desa Glanggang.

"Panjang sungai yang dikeruk sekitar satu kilo meter dengan lebar lima meter. Prosesnya sudah berjalan sepekan ini," ungkapnya.

Selain untuk antisipasi banjir, pengerukan juga bertujuan mengembalikan fungsi jaringan irigasi ke persawahan warga, yang kurang lancar ketika musim kemarau.

"Ketika musim kemarau, aliran air yang sedikit kerap tersendat dan tidak lancar menjangkau persawahan warga," tandasnya.

Loading...

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top