Pembangunan Shelter Pasien Covid-19 di Sentra IKM Ponorogo Dilanjutkan

jatimnow.com - Pembangunan shelter penanganan Covid-19 di Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Tambakbayan, Jalan Trunojoyo, Ponorogo tetap dilanjutkan meski diprotes para perajin.

Pembangunan itu dilanjutkan setelah Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni melakukan rapat dengan jajaran. Sebab rencana pembangunan shelter penanganan Covid-19 di tempat lain seperti eks Pondok Al Mawadah, Kecamatan Babadan membutuhkan waktu yang lama.

"Pilihannya itu kemarin dua, gedung IKM dan eks Pondok Al Mawadah," ujar Bupati Ipong, Selasa (5/1/2021).

Bupati Ipong menjelaskan bahwa pembangunan shelter di eks Pondok Al Mawadah tetap dilakukan meski membutuhkan waktu berbulan-bulan. Sebab banyak bagian yang rusak.

Bupati Ipong juga berharap perajin di Sentra IKM Tambakbayan agar tidak risau dengan pembangunan shelter penanganan Covid-19 tersebut. Karena Covid-19 tidak menular melalui udara tapi droplet.

"Sehingga kuncinya pakai masker dan cuci tangan pakai sabun serta jaga jarak. InsyaAllah aman," lanjutnya.

Bupati Ipong menjamin pasien yang sedang menjalani isolasi di shetler baru ini tidak akan keluar atau keluyuran ke mana-mana. Sehingga antara pasien dengan perajin tidak akan kontak langsung.

"Kondisi ruang isolasi di Ponorogo telah penuh. Baik itu ruang isolasi di rumah sakit maupun di shelter penanganan Covid-19 yang lama yaitu di Jalan Trunojoyo," tambahnya.

Sehingga, lanjut Bupati Ipong, perlu tempat untuk pasien yang terpapar Covid-19 dan tanpa gejala. Sebab bila isolasi mandiri di rumah dengan tempat tidak memenuhi syarat, justru akan menular ke yang lain.

"Tolong bantu pemkab untuk menanggulangi Covid-19," tegasnya.

Bupati Ipong mengaku bahwa memilih Sentra IKM Tambakbayan sebagai shetler penanganan Covid-19 merupakan keputusan yang sulit.

"Mari kita berdoa mudah-mudahan kasus Covid-19 menyusut sehingga walaupun sudah dibangun tapi tidak jadi ditempati," ungkap dia.

Kasus Covid-19 per Selasa (5/1/2021) di Ponorogo secara terdapat 1.260 kasus. Dari jumlah tersebut 1.032 pasien di antaranya telah dinyatakan sembuh. Lalu 53 pasien meninggal dunia dan 173 kasus aktif yang saat ini sedang menjalani isolasi atau perawatan.

Loading...

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top