jatimnow alexametrics

Lagi, Bocah Laki-laki Ditemukan Tewas Terseret Banjir Kali Lamong

Editor : Sandhi Nurhartanto Reporter : Sahlul Fahmi
Lagi, Bocah Laki-laki Ditemukan Tewas Terseret Banjir Kali Lamong

jatimnow.com - Korban tewas karena hanyut terseret banjir Kali Lamong, Gresik kembali ditemukan, Rabu (16/12/2020).

Korban adalah bocah laki-laki berusia 12 tahun bernama Alvareno Eka Aditya asal Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas, Gresik yang sebelumnya dikabarkan hanyut terseret banjir Kali Lamong pada Senin (14/12) lalu.

Baca juga: Dilaporkan Hanyut Terseret Banjir, Gadis di Gresik Ditemukan Tewas

Kepala Desa Sukorejo, Fatkhur Rokhman mengatakan peristiwa itu berawal saat Reno bersama tiga rekannya bermain di Kalam Mangrove, sebuah tempat wisata milik Pemdes Sukorejo.

"Reno saat itu bersama tiga orang temannya main di Kalam Mangrove. Di sana hanya Reno yang mandi, sedang tiga temannya tidak ikut mandi," kata Fatkhur.

Saat itu diketahui sungai Kali Lamong sedang deras dan Reno pun terseret hanyut terbawa arus. Ketiga temannya kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada warga.

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/gempur-rokok-ilegal-portrait-1.jpg

"Begitu mendapat laporan dari warga kami langsung menghubungi BPBD dan Polairud. Sore itu juga tim SAR dari Polairud datang ke lokasi kejadian. Sedang tim SAR BPBD masih fokus menangani korban banjir di Kecamatan Benjeng dan Balongpanggang," jelasnya.

Fatkhur melanjutkan jika pencarian hari pertama dilakukan hingga malam hari. Namun karena belum menemukan tanda-tanda maka pencarian dihentikan. Pencarian kembali dilakukan pada Selasa pagi (15/12). Namun pencarian dihari kedua ini pun belum membuahkan hasil.

"Dan di hari ketiga kurang lebih pukul 07.00 Wib, jenazah korban ditemukan terapung sekitar satu kilometer arah timur dari Kalam Mangrove. Lokasi ditemukannya jenazah korban sudah dekat dengan muara," papar Fatkhur.

Tim SAR kemudian mengevakuasi jenazah itu dan dibawa ke rumah orang tua korban yakni Muhammad Nafik dan Maria Ulfa yang terletak di RT 4 Desa Sukorejo untuk disalatkan dan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) desa setempat.

"Saya turut prihatin dengan kejadian ini. Sebab pagi hari sebelum peristiwa hanyutnya Reno, juga ada korban lain yang hanyut akibat banjir Kali Lamong di Kecamatan Benjeng. Semoga dengan kejadian ini pemerintah bisa segera memperbaiki kondisi Kali Lamong agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari," pungkas Fatkhur.

 Sebelumnya gadis bernama Nafisah (12) yang sebelumnya dilaporkan hanyut terseret banjir Kali Lamong, Gresik juga ditemukan tewas pada Senin (14/12) lalu. 

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/new-resto-pelabuhan-portrait.gif