jatimnow alexametrics

Pilkada Ponorogo 2020

Milenial di Ponorogo Dukung Ipong-Bambang Pimpin Bumi Reog

Editor : Sandhi Nurhartanto Reporter : Mita Kusuma
 Ipong Muchlissoni dan Bambang Tri Wahono (foto dokumen)
Ipong Muchlissoni dan Bambang Tri Wahono (foto dokumen)

jatimnow.com - Pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni dan Bambang Tri Wahono banjir dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Kali ini, yang memberikan dukungan datang dari kalangan milenial.

Salah satu milenial yang memberikan dukungan adalah Eka Susanti. Pemudi asal Desa Banjarejo, Kecamatan Pudak menyebut pentingnya untuk memilih itu guna menentukan keberlangsungan atau keberhasilan Ponorogo kedepannya.

"Saya percaya kita harus memilih pemimpin yang paham Ponorogo bisa melanjutkan kepemimpinan dengan baik. Kalau saya di situasi Covid-19 sekarang, menurut saya yang paling penting adalah melanjutkan keberhasilan pemerintahan yang sudah berlangsung. Kita membutuhkan pemimpin yang sudah berpengalaman," katanya, Rabu (2/12/2020).

Hal yang sama juga disampaikan oleh Syauqi Eljihadi. Pemuda berusia 25 tahun itu mengaku awalnya apatis dengan pemilihan kepala daerah.

Namun menurutnya, ada pasangan calon yang sangat aktif di sosial media yaitu pasangan nomor urut 2 Ipong-Bambang yang lebih edukatif dan bisa menyentuh golongan milenial.

"Kalau tidak salah, konsistensi 2 kegiatan sebelumnya. Dan setelah ini ada kegiatan Ngopi: Ngobrol Bareng Ipong Muchlissoni virtual dan mengundang grup band yang sangat mewadahi. Serta program yang disosialisasikan ada pro digital itu memudahkan kami untuk masuk dalam melihat pemerintahan tidak sekaku itu, dan membuka wadah untuk para pemuda," urai milenial asal Desa Gontor ini.

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/gempur-rokok-ilegal-portrait-1.jpg

Senada, Ega memastikan dirinya akan mencoblos pada tanggal 9 Desember mendatang. Pasalnya dia sebagai pemilih pemula sudah tidak sabar untuk memberikan suaranya.

Menurutnya banyak pertimbangan yang dilakukan seperti banyak beredar black campaign yang marak di sosial media.

"Dari situ saya justru mendalami kelebihan dan kekurangan masing-masing paslon. Dan saya memutuskan untuk menjatuhkan pilihan kepada pemimpin yang mampu bekerja, yang programnya terukur dan bisa diwujudkan, serta telah terbukti mampu memimpin Kabupaten Ponorogo," jelasnya.

Sementara itu, Dosen Universitas Darussalam (Unida) Gontor, Fajar Pramono menjelaskan bahwa anak-anak muda di Kabupaten Ponorogo memiliki peran penting dalam menentukan masa depan Kabupaten Ponorogo kedepannya.

Ia menyebut, generasi milenial harus berperan aktif berpartisipasi dalam pesta demokrasi dengan turut menyalurkan hak suara di TPS tanggal 9 Desember 2020 dan memilih sosok 2 pemimpin terbaik, agar yang terburuk tidak meraih kemenangan.

"Dalam menentukan pilihan, ada pertimbangan yang perlu diperhatikan oleh anak-anak muda," katanya.

Ia melanjutkan, pertimbangan yang pertama, yaitu track record calon pemimpin yang akan dipilih. Yang kedua, harus bisa membedakan mana sosok yang telah teruji dan terbukti, mana sosok yang hanya bisa membuat janji-janji.

Yang ketiga, melihat dan membandingkan visi, misi, dan program-program yang dijanjikan apakah mampu untuk diwujudkan. Dan yang keempat, adalah dengan memperhatikan sosok mana yang paling memperhatikan kebutuhan dan kemajuan bagi anak-anak muda.

"Anak-anak muda tidak boleh golput dan harus mengambil peran dalam suksesi penyelenggaraan Pilkada 2020 dengan menjadi pemilih yang cerdas untuk memilih pemilih berkualitas. Karena, Ponorogo tidak boleh jatuh ke tangan (pemimpin) yang salah," harapnya.

Menurutnya, milenial harus bisa menentukan pilihan dengan rasional dengan memilih pemimpin yang dapat membawa Ponorogo menjadi 2 kali lebih maju.

"Pilihan terbaik dan paling rasional semestinya disematkan kepada pasangan calon nomor urut 2, yaitu Ipong- Bambang," jelasnya.

Ipong mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada segenap lapisan organisasi, komunitas, tim sukses, relawan, dan segenap elemen masyarakat khususnya kepada para milenial yang telah melakukan tugasnya dengan baik dan lancar untuk menjaga kondusifitas Pilkada 2020 di Ponorogo.

"Saya dan Pak Bambang berharap agar pesta demokrasi di Ponorogo seharusnya dipenuhi dengan kampanye positif dan kegembiraan. Dengan tetap disiplin dalam penerapan protokol kesehatan untuk kebaikan bersama," katanya.

"Saya mengajak segenap elemen untuk meningkatkan gotong royong dan daya juang 2 kali lipat, untuk bahu-membahu melanjutkan keberhasilan mewujudkan visi Kabupaten Ponorogo yang 2 kali lebih maju, berbudaya, dan religius," pungkasnya.

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE