Ibu Bayi Penuh Luka di Kepala di Hutan Ponorogo Ditemukan Sedang Shock

jatimnow.com - Tak perlu waktu lama bagi polisi untuk menemukan ibu dari bayi penuh luka di kepala dan pipi, Febian Gilang Ramadhani.

Ibu sang bayi yang bernama Tutik Setyorini diduga mengetahui apa yang menyebabkan bayinya hingga tewas. Namun, hingga kini sang ibu shock tidak mau menjawab semua pertanyaan yang diajukan polisi.

Sebelum ditemukan dalam keadaan penuh luka, bapak Gilang, Hariyono warga Desa Wotan, Kecamatan Pulung, melaporkan istri dan anaknya yang berumur lima bulan hilang.

Sebenarnya istri dan anaknya hilang sejak, Selasa (22/5/2018) namun baru resmi dilaporkan, Rabu (23/5/2018).

Baca juga: Bayi Penuh Luka di Kepala Ditemukan di Kawasan Hutan Ponorogo

"Jadi hilangnya sudah Selasa. Sudah dicari kemanapun tidak ketemu. Ayah dari bayi melaporkan ke kami Rabu," kata Kapolsek Pulung, AKP Denny Facrudianto, Kamis (24/5/2018).

Setelah dilaporkan, lanjut ia, anggota Polsek mencari jalur Pulung-Ponorogo dan menemukan Tutik Setiyorini dalam keadaan sendirian di Desa Tajug.

"Langsung kami bawa ke Puskesmas Pulung . Keadaannya masih shock. Ditanya tidak menjawab," katanya.

Denny mengaku, setelahnya ada laporan penemuan bayi di kawasan Hutan, masuk Dusun Klegon, Desa Mrican, Kecamatan Jenangan. "Baru kami desak mengaku memang menaruh anaknya setelah dianiaya," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, bayi penuh luka di bagian kepala ditemukan di kawasan hutan masuk Dusun Klegon, Desa Mrican, Kabupaten Ponorogo, Kamis (24/5/2018) sore.

Bayi yang sudah tewas tersebut diketahui bernama Febian Gilang Ramadan, berjenis kelamin laki-laki.

Saat ditemukan, anggota Polsek Jenangan pun segera mengamankan dan membungkusnya dengan jarik.

"Awalnya memang ada laporan penemuan bayi. Ada penuh luka di kepala dan pipi," kata Kapolsek Jenangan AKP Haryo Kusbintoro, Kamis (24/5/2018).

Bibin, sapaan akrab, AKP Haryo Kusbintoro mengaku, indikasinya memang dianiaya oleh ibunya. "Tapi semua tergantung visum juga hasilnya bagaimana," tambahnya.

Reporter: Mita Kusuma

Editor: Erwin Yohanes

Loading...

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top