Terkendala Lahan, Pembangunan Puskesmas II Bumiaji Diundur

jatimnow.com - Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Batu membangun Pusksesmas II Bumiaji dipastikan mundur dari target.

Awalnya rencana harus terealisasi pada Tahun 2021. Karena terkendala lahan, rencana itu akan terealisasi pada Tahun 2022.

Ketua Komisi C DPRD Kota Batu, Khamim Tohari mengatakan sebelumnya Bapelitbanda Kota Batu sudah membuat kajian pembangunan di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji.

Tapi karena Tanah Kas Desa (TKD) tidak boleh dialihkan atau dihibahkan terlebih dijualbelikan, Pemkot Batu harus mencari solusi lain.

"Tidak mungkin memaksakan kehendak, malah nanti bisa melanggar aturan. Solusinya yaitu membeli lahan di sekitaran Desa Tulungrejo. Sebenarnya kami DPRD setuju adanya pembangunan, tapi bagaimana lagi dalam aturan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) nomor 1 tahun 2016 tentang pengelolaan aset desa tidak diperbolehkan," katanya, Senin (28/8/2020).

Alasan kenapa tetap di Desa Tulungrejo bukan di desa lain? Khamim menjawab jika kajian Bapelitbangda berbunyi di Desa Tulungrejo, tidak di desa yang lain dengan luas lahan mencapai 2000 meter persegi.

"Semoga segera ada solusi, supaya pada tahun ini Detail Enginering Desain (DED) rampung, dan pembangunan segera terlaksana pada 2021. bisa beroperasi atau berfungsi pada tahun 2022 mandatang," ujar dia.

Senada, anggota Komisi C DPRD, Rudi menguraikan tujuan koordinasi mendorong pemkot segera merealisasikan pengadaan lahan.

Pembangunan puskesmas sangat diperlukan warga Kecamatan Bumiaji sesuai kebutuhan kesehatan masyarakat bisa terlayani dengan maksimal.

Selama ini warga Bumiaji hanya dilayani oleh satu puksesmas, tak sebanding dengan jumlah masyarakat. Kedepan, puksesmas baru bisa menjangkau pelayanan lebih luas ke desa-desa sekitar.

Sesuai data, dalam sehari Puskesmas Bumiaji I harus melayani 250 pasien setiap hari dan dipastikan pelayanan kurang maksimal.

"Pembangunan ini sangat diperlukan, sesuai kajian sudah memenuhi misal kebutuhan masyarakat, posisi geografis, cakupan serta jangkauan pelayanan, ketersediaan yutilitas, dan sebagainya," katanya.

Sementara itu Kepala Bapelitbangda Kota Batu, Susetya Herawan hingga kini belum bisa dikonfirmasi. 
 
 
 

Loading...

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top