RS Soewandhie Dipimpin Plt Lebih 7 Tahun, Pemkot Surabaya Dinilai Aneh

jatimnow.com - Cukup lamanya drg. Febria Rachmanita menjadi Plt Direktur RSUD dr Mohamad Soewandhie Surabaya dinilai cukup aneh.

Pemkot Surabaya dianggap tidak memiliki figur untuk ditunjuk sebagai direktur definitif.

Baca juga: Direktur RS Milik Pemkot Surabaya ini Lebih 7 Tahun Dijabat Plt, Why?

"Itu aneh. Pemkot tidak punya dokter. Tidak punya orang pinter," kata M Mahmud, politisi Partai Demokrat yang duduk di Komisi A DPRD Surabaya itu kepada jatimnow.com, Sabtu (8/8/2020).

Wali Kota Tri Rismaharini menunjuk Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya drg. Febria Rahcmanita sebagai Plt Direktur RSUD Soewandhie yang berada di Jalan Tambakrejo lebih dari 7 tahun.

Dari website resmi RSUD dr. Mohamad Soewandhie yang ditelusuri jatimnow.com pada Sabtu (8/8/2020) pagi itu sempat ada pergantian direktur RSUD dr. Mohamad Soewandhie dari dr Didik Rijadi ke dr Esty Martiana Rachmi pada 2011.

Namun pada 2012 terjadi pergantian direktur dari dr Esty Martiana Rachmi ke drg Febria Rachmanita. RSUD dr Mohamad Sowandhie juga mendapatkan akreditasi 5 pelayanan dari Komite Akriditasi Rumah Sakit Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

RSUD dr. Mohamad Soewandhie mendapatkan sertifikasi sebagai Rumah Sakit Pendidikan pada tahun 2015. RS Pendidikan (Teaching Hospital) adalah rumah sakit yang berhubungan erat dengan Pendidikan Kedokteran dan berfungsi dalam pendidikan praktik untuk mahasiswa kedokteran, Internship dan residen atau peserta pendidikan spesialis.

Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Surabaya Febriadhitya Prajatara belum memberikan respon saat dikonfirmasi pada Pukul 08.15 Wib, Sabtu (8/8/2020). Mantan salah satu ajudan Risma itu hingga Pukul 09.15 Wib belum memberikan jawaban alasan mengapa tidak kunjung ada direktur definitif.

 

Loading...

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top