Kasus Carding Kembali Bergulir, Polda Jatim Periksa Artis Boy William

jatimnow.com - Kasus penjualan tiket murah hasil pembobolan kartu kredit atau carding yang dibongkar Ditreskrimsus Polda Jatim pada Februari 2020 kembali bergulir.

Setelah memeriksa sederet artis dan selebgram dan tertunda akibat Pandemi Covid-19, kini giliran artis Boy William diperiksa terkait kasus itu.

Usai diperiksa, Boy mengaku mendapat 30 pertanyaan dalam pemeriksaan tersebut. Dia mengaku diperiksa sebagai saksi dalam kasus yang menyerat empat tersangka yaitu Sergio Chondro, Mira Deli Ruby dan Farhan Darmawan serta MK.

"Tadi lumayan banyak, lupa berapa, sekitar 30 (pertanyaan)," jawan Boy usai diperiksa di Gedung Ditreskrimsus Polda Jatim, Surabaya, Rabu (22/7/2020).

Boy mengaku dirinya hanya satu kali menerima endorse tiket pesawat murah yang ternyata hanya sebagai sarana ketiga tersangka dalam melancarkan aksinya. Boy juga mengaku tidak mengetahui jumlah pasti berapa harga tiket itu.

Baca juga:  

Sebelum Boy, sederet artis seperti Karin Novilda alias Awkarin, Gisella Anastasia, Tyas Mirasih, Ruth Stefanie, hingga Sarah Gibson sudah diperiksa sebagai saksi atas kasus itu, lantaran pernah menerima endorse.

"Soal kasus kemarin terbang ke Eropa. Tapi semuanya sudah aman dan sudah diberesin sama teman-teman di sini dan kita sudah datang sebagai saksi juga. Kalau nominalnya aku kurang tahu, tapi benar aku menerima tiket jasa pulang pergi," paparnya.

Boy menyebut, dari empat pelaku dirinya hanya mengenal dua orang. Karena dua orang itulah yang bertemu dengannya untuk membahas endorse.

"Kenal tapi sama empat pelaku ndak kenal. Saya cuma kenal sama dua inisial S dan M. Dan itu pun setelah ketemuan untuk membuat deal ini. Mereka memberi saya jasa untuk terbang. Dari situ kita meeting dan kita kenal dari situ aja," ujarnya.

Terkait kasus ini, Boy mengaku akan lebih selektif dalam menerima pekerjaan. Sebab dirinya adalah public figur yang banyak diikuti orang.

"Sekarang sih kalau melihat kayak gini, semoga semua figur publik dan ini untuk saya juga, kita akan lebih selektif dalam mengambil pekerjaan dan juga mengambil endorsean. Karena kita harus sadari kalau punya followers yang cukup luas dan dengan aku mengendorse sebuah perusahaan yang mungkin bisa dibilang sorry kurang jelas, saya tidak mau followers saya ikut terjebak dalam hal itu," tuturnya.

Pemeriksaan Boy ini sempat tertunda akibat Pandemi Covid-19. Saat hendak diperiksa, Boy diketahui baru pulang dari Amerika.

Sementara Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setyawan akhirnya memutuskan untuk menunda pemeriksaan demi keselamatan bersama.

Dalam aksinya, para tersangka mengendorse sejumlah artis dan selebgram untuk promosikan akun tiketkekinian. Akun tersebut menjual promo tiket yang didapatkannya dengan cara membobol kartu kredit 500-an warga Jepang.

Dalam pemeriksaan terungkap bahwa empat tersangka meraup keuntungan ratusan juta atas aksi illegal access yang mereka lakukan.

Loading...

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top