jatimnow alexametrics

Pilwali Surabaya 2020, FKPPI: Pilihannya Machfud Arifin

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Jajeli Rois
Pengurus FKPII Jatim saat bersilaturahmi di kediaman Calon Wali Kota Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin
Pengurus FKPII Jatim saat bersilaturahmi di kediaman Calon Wali Kota Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin

jatimnow.com - Ketua Pengurus Daerah XII Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI-Polri (PD XII FKPPI) Jawa Timur Gatot Sudjito bertemu dengan Calon Wali Kota (Cawali) Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin.

Silaturahmi antar putra putri TNI-Polri ini digelar di kediaman Machfud Arifin di Surabaya, Kamis (25/6/2020). Pertemuan itu membahas kondisi Kota Surabaya saat ini dan membicarakan masa depan Surabaya yang lebih maju dan lebih sejahtera lagi.

"Maka teman-teman melihat adalah pilihannya kita ingin Surabaya lebih baik, Surabaya lebih maju dan lebih sejahtera," ujar Gatot Sudjito usai silaturahmi.

Gatot yang juga politisi DPR RI dari Partai Golkar ini melihat secara naluri dan organisasi serta secara politik, Pilwali Surabaya 2020 ini tidak menutup kemungkinan akan terjadi head to head.

"Karena waktunya sudah mepet, kelihatannya ada dua pasangan, mudah-mudahan saya tidak salah. Kalau head to head ini kelihatannya Pak Machfud ini menjadi tumpuan harapan masyarakat," katanya.

Gatot menambahkan, secara biologis dan ideologis, pilihan FKPPI di Pilwali Surabaya 2020 adalah Machfud Arifin.

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/gempur-rokok-ilegal-portrait-1.jpg

Calon Wali Kota Surabaya, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin Calon Wali Kota Surabaya, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin

"Nah kebetulan saya melihat Pak Machfud itu warnanya sama dengan saya, adalah keluarga besar TNI-Polri. Sehingga pilihannya tidak ada yang lain, secara ideologis, secara biologis, beliau lah," terangnya.

Menurut Gatot, mantan Kapolda Jatim Machfud Arifin memiliki track record yang sudah dilakukan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara sudah tidak diragukan lagi.

"Oleh karena itu saatnya beliau untuk mewakafkan dirinya untuk Surabaya, agar Surabaya sebagai Kota Pahlawan, kota yang tidak hanya maju persoalan budaya, tetapi nilai-nilai kepahlawanan itu bisa tetap terjaga," tuturnya.

"Beliau siap mewakafnya dirinya untuk kemajuan, untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat Kota Surabaya. Dan mudah-mudahan pilihan ini tidak salah. Saya melihat ulama-ulama banyak mendoakan. Tidak hanya memberikan support dan dukungan, tapi mendoakan," tambahnya.

Ia menegaskan, melihat secara naluri dan organisasi dan naluri politik akan terjadi head to head. Jika terjadi head to head, Machfud Arifin menjadi harapan masyarakat Surabaya.

"Saya melihat tidak hanya partai-partai yang merapat, tapi suara itu adalah suara dari masyarakat dan masyarakat itu sebuah harapan keinginan kota. Kita harapkan Pak Machfud bisa membawa Kota Surabaya lebih maju, lebih baik lagi," sambung Gatot.

Sementara Cawali Surabaya Machfud Arifin mengucapkan terima kasih kepada elemen masyarakat yang mendukungnya, termasuk dari FKPPI.

"Saya mengucapkan terima kasih dan alhamdulillah kepada Allah SWT atas dukungan banyak pihak untuk saya mau maju menjadi Wali Kota Surabaya," ungkapnya.

"Hari ini tadi ada organsiasi namanya FKPPI, wadahnya putra putri purnawirawan TNI-Polri yang dipimpin Pak Gatot Sudjito, anggota DPR RI, memberikan support dan dukungan untuk mau maju," tambahnya.

Calon wali kota yang diusung koalisi partai PKB, PAN, Gerindra, Demokrat, PPP, NasDem dan Partai Golkar ini menerangkan, dirinya juga dari keluarga FKPPI, ayahnya dari Polri, mertuanya dari TNI Angkatan Darat.

Machfud Arifin juga menyebut bahwa besannya juga mantan Komandan Pusat Polisi Militer TNI AD dan keponakannya sekarang bintang dua menjabat Gubernur Akademi Militer (AKMIL).

"Semua keluarga saya TNI-Polri. Tentunya saya mengucapkan terima kasih disupport oleh FKPPI. Support ini membuat saya lebih semangat untuk harus turun menyapa warga, menjadi kekuatan buat saya, menjadi vitaman buat saya untuk terus bergerak maju memenangkan Pilwali Surabaya 9 Desember 2020," jelas Machfud Arifin.

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE