jatimnow alexametrics

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Kamar Mandi dengan Alat Vital Terputus

Editor : Sandhi Nurhartanto Reporter : Zain Ahmad
Unit Reskrim Polsek Pakal dan Tim Inafis Polrestabes Surabaya melakukan olah TKP di lokasi
Unit Reskrim Polsek Pakal dan Tim Inafis Polrestabes Surabaya melakukan olah TKP di lokasi

jatimnow.com - Warga Sumberejo gang 7, Pakal, Surabaya geger dengan tewasnya seorang pria penghuni kos yang ditemukan bersimbah darah di kamar mandi, Jumat (5/6/2020).

Saat ditemukan, korban mengalami luka sayatan senjata tajam (sajam) di lehar sebelah kiri, nadi tangan sebelah kiri, dan alat vitalnya terpotong. Di samping korban ditemukan sajam jenis kater.

Kanitreskrim Polsek Pakal Ipda Purwanto saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan korban tewas diduga kuat karena bunuh diri.

"Benar, korban meninggal dunia diduga kuat karena bunuh diri. Jenazah korban sudah dibawa ke RSUD dr Soetomo Surabaya untuk keperluan visum," ungkapnya, Jumat (5/6/2020).

Purwanto mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.30 Wib. Korban teridentifikasi bernama Ichsan (35), warga Banjarwaru, Banjar Rowo, Bangilan, Tuban. Korban pertama kali ditemukan oleh teman kosnya, Fahrul Firmansyah (32) asal Jombang.

"Awalnya saksi ini pagi tadi ke kamar mandi. Saat hendak membuka pintu, melihat banyak darah. Saksi yang takut kemudian memberitahu ke pemilik kos. Setelah dibuka, ternyata ada korban yang sudah meninggal dunia dalam kondisi tergeletak penuh darah," terangnya.

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/gempur-rokok-ilegal-portrait-1.jpg

Pemilik kos dan saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pakal. Setelah dapat laporan, Unit Reskrim bersama Tim Inafis Polrestabes Surabaya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi.

"Saat kami lakukan olah TKP, di samping tubuh korban kami temukan senjata tajam jenis kater. Ada beberapa luka sayatan di tubuh korban. Alat vitalnya juga terpotong," tambah Purwanto.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, kata Purwanto, korban sebelum meninggal dunia tersebut, rupanya juga pernah mencoba bunuh diri dengan tali namun gagal.

Selain itu, pria usai 35 tahun tersebut juga memiliki keterangan surat kejiwaan dari Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya. Pernyataan tersebut diperoleh polisi dari orangtua korban dan saudaranya.

"Menurut keterangan saksi-saksi, korban mencoba bunuh diri itu sudah beberapa kali tapi gagal karena ketahuan," tandasnya.

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/player-manggis-potrait.jpg