Pixel Code jatimnow.com

Pencuri Aki Truk di Surabaya Nyaris Dibakar Warga

Editor : Narendra Bakrie   Reporter : Zain Ahmad
Ilustrasi
Ilustrasi

jatimnow.com - Seorang pencuri aku truk di pergudangan Jalan Tambak Osowilangun Indah B No. 15, Surabaya nyaris dibakar warga. Pencuri itu bernama Mohammad Hasan (28), warga Tambak Pring, Asemrowo, Surabaya.

Kanitreskrim Polsek Benowo Ipda Jumeno Warsito mengatakan, pencurian itu terjadi Sabtu (25/4/2020). Aksi pencurian aki yang dilakukan pelaku dipergoki Choirul Anam, pekerja garasi saat mengontrol pergudangan sekitar pukul 12.30 Wib.

Tak lama kemudian, dia melihat pria dengan gerak-gerik mencurigakan di dalam garasi. Choirul lalu mengecek aki truk bernopol L 9951 UZ milik Samuji yang terparkir di garasi itu. Ternyata aki truk milik korban sudah raib.

Choirul langsung mengejar pelaku. Untuk mengelabui Choirul, pelaku sempat membuang dua aki truk ke dalam selokan tak jauh dari garasi. Meski demikian, akhirnya pelaku berhasil ditangkap dan dibawa ke pos satpam beserta barang bukti aki dan motor sarana.

Baca juga:
Pencurian Baut Jalur Rel Kereta Api di Blitar Digagalkan Warga

"Tersangka sempat dihajar massa, bahkan sempat mau dibakar. Beruntung anggota cepat datang ke lokasi. Untuk barang bukti dua aki ditemukan di dalam selokan karena sempat dibuang," jelas Jumeno, Senin (4/5/2020).

Dalam pemeriksaan, tersangka Hasan mengaku sudah mencuri aki truk di garasi itu sebanyak lima kali. Empat kali berhasil dijual, tapi aksi kelima ia tertangkap.

Baca juga:
Terpergok Kamera CCTV, Pelaku Pencuri Kotak Amal di Tulungagung Ditangkap

Dalam pemeriksaan Hasan mengaku mencuri aki truk di garasi tersebut saat kondisi sepi. Dia mencuri untuk kelima kalinya lantaran pekerjaan serabutan yang digelutinya semakin sepi.

Hasan mengaku menjual aki truk curian tersebut ke seorang pedagang rombeng. Uangnya ia digunakan untuk makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam