jatimnow alexametrics

Wabah Virus Corona

Rencana Penutupan Puskesmas Gemaharjo Pacitan Masih Digodok

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Mita Kusuma
Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Dari enam warga Ponorogo yang terkonfirmasi positif Virus Corona (Covid-19), dua di antaranya adalah suami-istri pegawai Puskesmas Gemaharjo Pacitan.

Pemkab Pacitan berencana menutup sementara puskesmas yang berada di perbatasan Ponorogo-Pacitan itu. Tapi rencana itu masih dirapatkan atau digodok.

"Sampai saat ini masih dirapatkan Bupati Pacitan dan sekda (sekretaris daerah). Apakah ditutup atau tidak," kata Ketua Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Pacitan, Rahmat Dwiyanto, Senin (13/4/2020).

Rahmat menyebut bahwa memang ada usulan dari pegawai Puskesmas Gemaharjo, karena takut dengan penyebaran Virus Corona. Apalagi terbaru ada satu pasien dalam pengawasan (PDP) dari staf Puskesmas Gemaharjo, tetapi menjadi pasien di Ponorogo.

"Kerjanya memang di Pacitan, tapi rumahnya Ponorogo. Dirawat di rumah sakit Ponorogo juga," jelas Rahmat.

Namun, Rahmat mengaku belum mengetahui hasil pemeriksaan dari staf puskesmas yang dirawat di Ponorogo tersebut. Tapi informasi yang didapatnya, yang bersangkutan sudah di-rapid test.

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/gempur-rokok-ilegal-portrait-1.jpg

Saat ini, sudah ada 34 orang staf Puskesmas Gemaharjo yang di-rapid test, dengan rincian 13 orang tes ulang dan 21 orang hasil tracking yang baru. Hasil rapid test 34 orang itu semuanya negatif.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Ponorogo, drg Rahayu Kusdarini menyebut bahwa memang ada tambahan PDP yang bekerja di salah satu puskesmas di Pacitan. Staf puskesmas itu telah di-rapid test.

"Tapi untuk hasilnya belum sampai ke saya. Nanti kalau ada saya sampaikan," pungkasnya.

 

 

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE