Satu Bapaslon Independen Berpeluang Maju Pilwali Surabaya 2020

jatimnow.com - Dua bakal pasangan calon (bapaslon) wali kota Surabaya jalur independen telah mengikuti tahapan penerimaan penyerahan dukungan yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya. Dari dua bapaslon, satu di antaranya diterima.

Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi mengatakan, dua bapaslon yang telah mengikuti tahapan penerimaan penyerahan dukungan adalah M Yasin-Gunawan dan M. Sholeh-Taufiq. Dari tahapan itu, Bapaslon M Yasin-Gunawan dinyatakan diterima.

"Jadi bahasanya adalah diterima ditolak. Bapaslon M Yasin-Gunawan diterima, Bapaslon M. Sholeh-Taufiq ditolak," jelas Nur Syamsi saat dihubungi jatimnow.com, Kamis (27/2/2020).

Menurut Nur Syamsi, Bapaslon M Yasin-Gunawan diterima karena jumlah dukungan terpenuhi, sebaran dukungan terpenuhi dan semua dukungan yang dimasukkkan sistem informasi pencalonan (silon) memenuhi syarat minimal.

"Sejauh ini satu bapaslon yang masuk verifikasi administrasi dukungan, sepanjang tidak ada fakta hukum baru," beber Nur Syamsi.

Sedangkan bapaslon yang ditolak, lanjut Nur Syamsi, mempunyai hak untuk mengajukan sengketa ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Surabaya.

Setelah tahapan penerimaan penyerahan dukungan, KPU Surabaya akan melakukan verifikafi administrasi dukungan mulai hari ini, Kamis (27/2/2020) sampai 25 Maret 2020.

"Pada tahapan verifikafi administrasi dukungan, kami harus cek betul dukungannya gimana. Masih panjang prosesnya," jelasnya.

Setelah verifikasi administrasi dukungan selesai, KPU masih harus melaksanakan verifikasi faktual. KPU akan mendatangi langsung sejumlah pendukung sesuai alamat yang tertera untuk memastikan dukungan tersebut.

Meski tahapan verifikasi belum tuntas, Bapaslon M Yasin-Gunawan berpeluang maju dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2020.

Loading...

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top