jatimnow alexametrics

Tangkap Mantan Sindikat Aborsi, Polisi Bongkar Pengiriman 7 Kg Sabu

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Farizal Tito
Barang bukti sabu 7 kg yang ditangkap dari tiga pria, setelah Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menangkap Nining, mantan sindikat aborsi
Barang bukti sabu 7 kg yang ditangkap dari tiga pria, setelah Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menangkap Nining, mantan sindikat aborsi

jatimnow.com - Salah satu perempuan dalam sindikat aborsi Sidoarjo-Surabaya yang ditangkap tahun 2011 silam, kembali ditangkap polisi. Namun kali ini, perempuan tersebut ditangkap lantaran kedapatan menyimpan narkoba jenis sabu.

Perempuan itu bernama Nining Dwi Hariyanti yang merupakan kakak dari Nunung S Rahayu alias Atik. Dari kedua perempuan itu, praktik aborsi ribuan janin dr Erward Armando di Surabaya, akhirnya terbongkar.

Kali ini, Nining ditangkap bersama seorang pria oleh Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dengan barang bukti narkoba sebanyak 8 ons.

"Dari penangkapan mantan pelaku aborsi itu, kemudian kami kembangkan," terang Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Memo Ardian, Rabu (20/11/2019).

Nining Dwi Hariyanti, mantan sindikat aborsi kembali ditangkap bersama seorang pria atas kepemilikan 8 ons narkoba jenis sabuNining Dwi Hariyanti, mantan sindikat aborsi kembali ditangkap bersama seorang pria atas kepemilikan 8 ons narkoba jenis sabu

Tidak tanggung-tanggung, Memo dan timnya berhasil menangkap tiga pria yang menyelundupkan sabu seberat 7 kilogram (kg) dari Aceh ke Surabaya. Ketiganya disergap saat hendak check in di salah satu hotel di kawasan Sedati, Sidoarjo.

"Ketiganya kami lumpuhkan kakinya karena mencoba kabur saat kami sergap," jelas Alumnus AKPOL tahun 2002 ini.

Hotel Sahid Surabaya 2222 Best Wedding Dates

Memo menambahkan, setelah menangkap Nunung dan seorang pria, ia dan timnya melakukan penyelidikan hingga mengidentifikasi jaringan di atasnya. Setelah itu Memo dan timnya membuntuti target mulai dari pelabuhan hingga sebelum masuk hotel.

"Tiga pria itu menuju hotel dengan naik mobil taxi online," bebernya.

Memo menyebut, dari hasil pemeriksaan sementara, sabu 7 kg tersebut rencananya akan dipasarkan di sejumlah daerah di Jatim, termasuk Surabaya dan Sidoarjo.

"Sabu 7 kilogram itu mereka masukkan dalam tas koper biasa," tandas Memo.

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/player-manggis-potrait.jpg