Biaya Pengobatan Anak Gratis, Ibu di Tulungagung Ini Urung Jual Ginjal

jatimnow.com - Rafika Dewi, (25) mengurungkan niatnya untuk menjual ginjal demi biaya pengobatan bayinya usia 47 hari yang mengalami infeksi pusar. Kepastian tersebut disampaikan oleh Rafika usai bertemu dengan manajemen RSUD dr Iskak Tulungagung yang berencana menggratiskan semua biaya pengobatan.

"Rencana tersebut sudah saya batalkan karena kami sudah mendapatkan banyak bantuan," katanya, (8/4/2019).

Rafika mengaku mendapat banyak bantuan dari berbagai pihak, pasca unggahan statusnya di media sosial (medsos) Facebook menjadi viral. Meskipun begitu tidak sedikit warganet yang menghujat statusnya, dan beranggapan hanya mencari sensasi saja. Namun hal tersebut tidak terlalu dipikirkan oleh Rafika.

"Status tersebut saya unggah karena bingung, pihak keluarga sudah berusaha mencari solusi namun belum ketemu," ujarnya.

Baca juga: 

Unggahan status Rafika Dewi (25) yang menawarkan ginjalnya untuk biaya perawatan anaknya diunggah, Sabtu (6/4) langsung mendapat tanggapan beragam dari warganet.

Tidak sedikit yang memberikan dukungan bagi Rafika namun banyak juga yang menghujat unggahan tersebut.

Salah seorang warganet, Lisa Putri mengaku tergerak hatinya untuk melihat kondisi anak Rafika, yang dirawat di ruang Wijaya Kusuma RSUD dr Iskak Tulungagung. Lisa mengetahui informasi ini dari unggahan Rafika yang dibagikan di banyak grup facebook.

"Apalagi saya juga asli dari Lampung seperti Rafika, jadi saat statusnya viral saya ingin melihat langsung kondisinya dan memberikan support," kata Lisa.

Ia memberikan bantuan berupa kebutuhan pasien, serta uang dari hasil sumbangan beberapa donatur. Bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban Rafika, yang sempat putus asa karena tidak mempunyai uang untuk membayar biaya perawatan anaknya.

"Ini murni kita ingin membantu saja sebagai bentuk solidaritas, tidak ada lainnya," ujarnya.

 

 

Loading...

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top