jatimnow.com - Keinginan Pemkab Tulungagung untuk memenuhi kekurangan PNS tahun ini tampaknya sulit terealisasi. Hal ini dikarenakan jumlah peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang digelar di Kediri beberapa hari yang lalu tidak menunjukkan hasil yang menggembirakan.
Jumlah peserta tes yang dinyatakan lolos bahkan kurang dari formasi yang sudah disiapkan. Dari 5.590 pendaftar, hanya 257 yang dinyatakan lolos. Padahal jumlah formasi yang tersedia sebanyak 546.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tulungagung, Arief Boediono saat dikonfirmasi tidak menampik jika jumlah yang lulus SKD jauh dari harapan. Bahkan jika dibandingkan kuota yang diterima persentasenya tentunya kurang dari separuhnya.
Dari informasi yang didapatnya, hanya ada 257 orang yang lolos. Namun jumlah tersebut belum terperinci hingga instansi yang dituju si pendaftar.
"Kami baru mendapat jumlah universalnya. Sedangkan untuk instansi mana saja yang berpotensi mengalami kekosongan belum tahu," ujarnya, Kamis (22/11/2018)
Pihak BKD sendiri sebenarnya berharap di setiap instansi yang memiliki kuota CPNS ada tiga orang yang lolos. Sehingga nanti mereka bisa bersaing lagi pada seleksi kompetensi bidang (SKB) yang sampai kini belum diketahui jadwalnya. Namun pihaknya enggan berandai-andai dan lebih memilih menunggu perkembangan dari Kemenpan RB.
"Terkait informasi perubahan pola pemeringkatan pun belum ada kabar. Sehingga kita tunggu saja," imbuhnya.
Sementara itu Plt Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo menilai tingginya passing grade (nilai acuan kelulusan) menjadi penyebab banyaknya peserta yang tidak lolos tes. Masalah ini juga dialami oleh daerah lain yang mengeluhkam hal yang sama.
Untuk mengantisipasi adanya kekosongan formasi, Maryoto mengaku sudah mengajukan opsi penurunan passing grade maupun ranking hasil tes ke panitia seleksi.
"Dengan penurunan passing grade jumlah peserta yang lolos diharapkan bisa bertambah," pungkasnya.
95 Persen Peserta Tes CPNS di Tulungagung Tidak Lolos
Kamis, 22 Nov 2018 11:15 WIB
Reporter :
Bramanta Pamungkas
Bramanta Pamungkas
Berita Tulungagung
Satlantas Polres Tulungagung Pasang Pintu Pengaman di Pos Polisi
Pria di Tulungagung Bakar Rumah Pacarnya Diduga karena Cemburu
BGN Siapkan Sanksi Bagi SPPG yang Belum Kantongi SLHS
Hasil Uji lab Solar Keluar, Ini Penjelasan Polres Tulungagung dan BPH Migas
Dinas Pendidikan Tulungagung Segera Lakukan Pengisian Kursi Kepala Sekolah
Berita Terbaru
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan
Harga Emas Selasa 13 Januari 2026 dan Catatan untuk Investor
Tiket Jember–Jakarta Turun, DPRD Jember Dorong Perbaikan Fasilitas Bandara
Badan Kehormatan DPRD Jember Klarifikasi Laporan Pengacara Perumahan
Daop 7 Tutup Perlintasan Liar di Nganjuk Seiring Naiknya Frekuensi Perjalanan KA
Tretan JatimNow
Konsisten Memberdayakan Kaum Hawa, Reny Widya Lestari Raih AWEN Award 2025
Aura Sinta Raih Emas Pada Ajang AKF China Setelah Gagal di Porprov Jatim
Kisah inspiratif Dokter Gigi Zahra, Sang Dokter Gigi Bawa Misi Kemanusiaan
Agus Hermanto, Guru Pelosok Banyuwangi Sang Penjaga Mimpi Anak Desa
Terpopuler
#1
Proyek Dam Pelimpah Jember Senilai Rp15 M Ambrol, Komisi D DPRD Jatim Segera Cek
#2
Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan, Waspadai Hujan Ringan
#3
Jagal Pegirian Keler Sapi Hidup ke Gedung DPRD Surabaya, Tolak Relokasi
#4
Harga Emas Senin 12 Januari 2026: Stabil dan Cenderung Naik
#5