jatimnow.com - Puluhan alat peraga kampanye (APK) di Ponorogo dipreteli oleh Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Ponorogo, Kamis (15/11/2018).
"Puluhan APK terpaksa kami preteli. Karena melanggar peraturan yang telah disepakati," kata Supriyadi, Kepala Satpol PP Ponorogo.
Ia mengatakan dari puluhan APK yang disita kebanyakan di pohon dan dipaku. Padahal jelas, dalam aturan dilarang.
"Banyak sekali yang dipaku di pohon. Itu jelas tidak diperbolehkan," bebernya.
Selain itu, lanjut ia, ada APK yang dipasang dengan konstruksi membahayakan. APK tersebut milik salah satu parpol.
"Kami tidak ingin kejadian di Madiun terulang di Ponorogo. Kami copot juga. Dan sama Bawaslu juga suruh nyopot," ujarnya.
Sementara itu, Marji Nur Cahyono Divisi penindakan dan pelanggaran Bawaslu Ponorogo menjelaskan, sampai sekarang pelanggaran oleh caleg maupun partai kebanyakan memang yang dipaku di pohon.
"Padahal aturan itu sudah jelas. Dan kami sampaikan saat sosialisasi beberapa waktu lalu," terangnya.
Ia mengatakan, kemungkinan memang parpol atau caleg tidak mengetahuinya. Karena tidak disampaikan oleh wakil mereka yang hadir saat sosialisasi.
"Nanti APK yang disita bisa diambil. Silahkan dipasang di lokasi yang disepakati," pungkasnya.
Langgar Aturan, Puluhan APK Dipreteli Bawaslu dan Satpol PP Ponorogo
Kamis, 15 Nov 2018 21:26 WIB
Reporter :
Erwin Yohanes, Mita Kusuma
Erwin Yohanes, Mita Kusuma
Berita Ponorogo
Satu Abad Gontor: Wamenag Puji Peran Pesantren Cetak Generasi Mendunia
Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor
Super Copa 100 Tahun PMDG Hadirkan Bintang Timnas, Jadi Pembelajaran Santri
Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap
Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai
Berita Terbaru
Lionel Messi Cetak Brace, Argentina Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah
Catatan Munas-Konbes NU: Regulasi Pengelolaan Tambang hingga Perbaikan MBG
Duduk Perkara Kericuhan dalam Penentuan Lokasi Muktamar NU 2026 di Kediri
Nilai Manfaat Tidak Jelas, Ini 3 Rekomendasi Munas NU Soal Pengelolaan Keuangan Haji
Tretan JatimNow
Kisah Ory dan Sherlita, Menghidupkan Spirit Kartini di Era Digital
Cerita Uung Victoria Finky Arungi Laut 14 Jam demi Ibu Menyusui
Kisah Cessil, Perempuan Surabaya Menafsir Kartini Masa Kini
Icha Yang, Penyanyi Asal Jember yang Gebrak Panggung Hunan TV China
Terpopuler
#1
Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa
#2
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah
#3
Warga Lamongan Sulap Rooftop Rumah Jadi Kebun Melon Hidroponik
#4
Hilang Kendali, Dua Pemotor Asal Nganjuk Tewas Terjun ke Waduk Kalimati Sidoarjo
#5