jatimnow.com - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) Sales and Operation Region III (SOR III) Area Surabaya terus memacu perluasan jaringan gas bumi (jargas) rumah tangga ke berbagai penjuru kota, termasuk kawasan Surabaya Barat.
Keseriusan itu ditunjukkan lewat gelaran edukasi keselamatan dan sosialisasi manfaat gas bumi bagi warga di Kelurahan Lontar, Sambikerep, Sabtu (24/10/2026).
Langkah jemput bola di Lontar menjadi agenda edukasi tatap muka ketujuh sepanjang 2026 demi mendekatkan energi praktis ke dapur warga.
Baca juga: Tekan Impor LPG, PGN dan BPH Migas Jajaki Jaringan Gas Bumi di Trenggalek
Area Head Surabaya PGN SOR III, Arief Nurrachman, menyebut realisasi pemasangan pipa gas di Kota Pahlawan kini bergerak mendekati angka 50.000 sambungan dari target 59.900 sambungan untuk periode 2025–2026.
"Sosialisasi langsung menjadi jembatan agar calon pelanggan memahami prosedur keamanan sekaligus kepastian layanan jaringan yang masuk ke kampung mereka," ujar Arief.
Acara sosialisasi dikemas meriah lewat senam pagi, lomba mewarnai anak, serta uji coba memasak langsung memakai api kompor gas bumi.
Baca juga: PGN Kembali Sabet Penghargaan Tata Kelola Terbaik di IICD Award 2026
Arief menjelaskan, khusus wilayah Kelurahan Lontar, alokasi sambungan dipatok sekitar 4.500 titik dari total 30.000 rumah tangga yang tersebar di 16 RW.
"Tahun 2026 ada lima RW di Lontar yang masuk tahap penanaman jaringan, sementara 10 RW lainnya kami usulkan menyusul pada 2027 mendatang," tambah Arief.
Ekspansi pipa energi bersih ini juga serentak menyisir kawasan pemukiman lain, seperti Kandangan, Sememi, Simo Mulyo Baru, Manukan Kulon, Manukan Wetan, Gunung Anyar, Menur, hingga Mojo.
Baca juga: Gagas Pasok Gas Bumi CNG untuk Marugame Udon
Lurah Lontar, Iwan Ahmadi, mengungkapkan warganya menyambut hangat peralihan ke gas pipa lantaran dinilai lebih praktis dan minim risiko kebocoran tabung.
"Masyarakat sangat berminat, apalagi banyak warung makan dan UMKM di tiap RW yang butuh pasokan bahan bakar stabil tanpa repot menukar tabung," kata Iwan.
Pihak kelurahan berharap proyek instalasi Jargas PGN berjalan mulus agar beban operasional dapur warga maupun pelaku usaha kecil di wilayahnya bisa jauh lebih hemat.