jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Lamongan menginisasi gerakan pemanfaatan pekarangan rumah untuk ditanami cabai dan tomat. Gerakan tersebut digagas sebagai upaya pengendalian inflasi.
Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan dua komuditas tersebut rentan mengalami kondisi yang cenderung labil.
"Hari ini kita canangkan GAS PAK CAMAT, Gerakan Serentak di Pekarangan Tanaman Cabai dan Tomat," kata Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, Senin (29/6/2026).
Baca juga: KUA-PPAS 2027, Pemkab Lamongan Kejar Target Peningkatan Indeks Multi-Sektor
Program Gas Pak Camat ini dilakulan serentak di Lamongan. Sebelumnya Pemkab Lamongan telah menyerahkan tanaman cabai rawit dan tomat masing-masing 1.890 bibit merata ke 27 kecamatan.
Baca juga: Tanpa Uji Coba, Parkir Elektronik di Lamongan Diterapkan Akhir Juli
"Kenapa cabai? alhamdulillah dalam inflasi pangan Lamongan selalu terkendali, kecuali cabai. Nah, ini bertujuan mengendalikan inflasi khususnya cabai," ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut.
Selain itu, kata Pak Yes, dengan pemanfaatan pekarangan rumah ini diharapkan nampu memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara mandiri, mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pasar.
Baca juga: Liga Anak Megilan: Pijakan Lahirnya Talenta Pesepakbola Muda di Lamongan
Pak Yes juga mengajak untuk mensukseskan kegiatan pemanfaatan dan pembiasaan penggunaan pekarangan rumah ini sebagai lahan produktif. Sehingga menurut beliau, dari hal kecil yang sederhana ini nantinya dapat diperoleh output yang luar biasa.