Operasi Pasar Murni di Burengan Kota Kediri Diserbu Emak-Emak

Selasa, 10 Mar 2026 21:00 WIB
Reporter :
jatimnow.com
Antusias warga saat mendatangi Operasi Pasar Murah ( OPM) di Kelurahan Burengan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com – Operasi Pasar Murni (OPM) yang digelar Pemerintah Kota Kediri di 13 titik wilayah mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Salah satunya di Kelurahan Burengan, yang langsung diserbu warga.

Sejak pagi hari, warga yang mayoritas emak-emak memadati lokasi operasi pasar untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah komoditas dijual di bawah harga pasaran. Di antaranya beras premium seharga Rp68.000 per 5 kilogram, beras medium Rp57.000 per 5 kilogram, minyak goreng Rp14.500 per liter, gula pasir Rp14.500 per kilogram, serta telur ayam Rp26.500 per kilogram.

Baca juga: Komdigi Tetapkan Permen No 9 2026, Kominfo Kota Kediri Minta Ortu Jadi Sahabat Anak

Selain itu, beberapa komoditas lain seperti bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, dan cabai keriting dijual seharga Rp7.000 per kemasan.

Kepala Bidang Perdagangan dan Pengembangan Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri, Rice Oriza Nusivera, SP, MMA, mengatakan OPM merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk merespons kenaikan harga sejumlah bahan pokok menjelang Ramadan.

“Tujuan OPM ini untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok. Dari hasil survei memang ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, sehingga perlu dilakukan aksi pasar murah dan gerakan pangan murah,” ujar Rice.

Baca juga: Mbak Vinanda Hadiri Pelantikan Pengurus Pramuka, Tekankan Pembentukan Generasi Berkarakter

Ia menambahkan, harga komoditas yang dijual dalam OPM dipastikan lebih murah dibandingkan harga pasar dan dijaga tetap stabil hingga pertengahan Maret.

\

“Kami mengajak masyarakat membeli secukupnya. Insyaallah stok aman dan harga di OPM ini stabil sampai 13 Maret,” katanya.

OPM yang berlangsung mulai 25 Februari hingga 13 Maret 2026 ini diperuntukkan bagi warga ber-KTP Kota Kediri. Pelaksanaannya melibatkan sejumlah instansi, antara lain Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri, PD Pasar, serta Bulog.

Baca juga: Wali Kota Kediri Serahkan Ijazah Siswa yang Sempat Ditahan Sekolah karena Tunggakan

Operasi pasar tersebut difokuskan pada komoditas yang mengalami kenaikan signifikan pada awal Ramadan, seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan cabai.

Salah satu warga Kelurahan Burengan, Sunarti, mengaku sangat terbantu dengan adanya operasi pasar tersebut di tengah fluktuasi harga bahan pokok di pasaran.

“Alhamdulillah sangat membantu. Kalau ada waktu saya sering datang ke OPM karena harganya lebih murah, apalagi sekarang harga beras, minyak, dan cabai naik turun,” ujarnya.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Kediri

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler