jatimnow.com - Anggota Komisi VIII DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Probolinggo, Dini Rahmania, melakukan aksi nyata untuk menjaga perputaran ekonomi pasar tradisional di tengah suasana Ramadan.
Ia mengajak sekitar 130 kader partai dan ibu-ibu untuk memborong barang dagangan di Pasar Paiton, Kabupaten Probolinggo.
Aksi blusukan ini dimulai sekitar pukul 06.00 WIB. Dini tampak berjalan kaki dari depan Kantor Kecamatan Paiton menuju area pasar.
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Ratusan Juta di Mojokerto
Ia berkeliling dari satu lapak ke lapak lainnya, berinteraksi langsung dengan pedagang, serta membeli berbagai kebutuhan mulai dari buah-buahan, sayur-mayur, hingga ikan dan daging.
"Hari ini, kami sengaja mengajak seluruh kader, utamanya di Dapil dua, untuk belanja bersama. Ada hampir 130 orang kader yang hadir untuk meramaikan pasar ini,” ujar Dini Rahmania usai melakukan aksi borong dagangan, Senin (2/3/2026).
Baca juga: Indah Kurnia Kawal Program Makan Bergizi Gratis di Sidoarjo
Dini menjelaskan bahwa inisiatif tersebut bertujuan untuk menyiasati kondisi pasar yang cenderung sepi pembeli di pagi hari selama bulan puasa. Dengan kehadiran ratusan kader yang berbelanja dalam jumlah besar, diharapkan roda ekonomi para pedagang kecil tetap berputar stabil.
"Jika pasar semakin ramai, insyaallah ekonomi akan semakin berputar. Itulah alasan saya menggerakkan kader NasDem untuk turun langsung belanja bersama,” terangnya.
Para pedagang di Pasar Paiton tampak sumringah dan menyambut antusias kehadiran rombongan tersebut. Dini sempat berdialog dengan beberapa pedagang yang mengeluhkan sepinya pembeli sejak awal Ramadan.
Baca juga: Kawal Gizi Anak, Tenaga Ahli DPR Ajak Warga Mojokerto Awasi MBG
"Tadi saya tanya pedagang, katanya agak sepi. Alhamdulillah, suasana jadi jauh lebih ramai sejak bapak-ibu kader Partai NasDem datang berbelanja hari ini,” tambah Dini.
Dini Rahmania menegaskan bahwa aksi 'Belanja Bareng' ini tidak akan berhenti di Pasar Paiton saja. Ia berencana untuk terus berkeliling ke pasar-pasar tradisional lainnya di wilayah Kabupaten Probolinggo guna memastikan dukungan nyata terhadap produk lokal dan kesejahteraan para pedagang pasar tetap terjaga selama bulan suci.