Gus Kikin Ingatkan Tantangan Warga Nahdliyin di Usia 1 Abad NU

Minggu, 08 Feb 2026 13:30 WIB
Reporter :
Avirista Midaada
Suasana Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad NU di Stadion Gajayana, Kota Malang. (Foto: Aris/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz mengingatkan besarnya tantangan yang dihadapi Nahdlatul Ulama (NU) seiring bertambahnya usia organisasi tersebut yang genap satu abad pada 2026.

Gus Kikin, sapaan akrabnya, mengajak seluruh warga Nahdliyin kembali meneladani nasihat pendiri NU, KH Hasyim Asy’ari, yang tertuang dalam Muqaddimah Qanun Asasi NU sebagai pedoman visi dan misi berorganisasi.

Menurutnya, KH Hasyim Asy’ari sejak awal telah menekankan pentingnya persatuan, kasih sayang, dan kebersamaan tanpa memandang latar belakang sosial, mulai dari fakir miskin, hartawan, pejabat, hingga rakyat jelata.

Baca juga: Prabowo Tegaskan NU Pilar Persatuan Bangsa pada Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

“Semangat kebersamaan kita di sini, pada pagi hari ini, juga mengingatkan kita kepada wejangan Rais Akbar Nahdlatul Ulama, Khadratus Syaikh KH Muhammad Hasyim Asy’ari. Sejak 100 tahun yang lalu, yang termuat di dalam Muqaddimah Qanun Asasi Nahdlatul Ulama,” ujar Gus Kikin saat memberikan sambutan di Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu pagi (8/2/2026).

Dalam Muqaddimah Qanun Asasi NU, KH Hasyim Asy’ari mengajak seluruh golongan baik fakir miskin, orang kaya, rakyat jelata, maupun orang-orang yang memiliki kekuatan untuk berbondong-bondong masuk jam’iyah Nahdlatul Ulama dengan penuh cinta dan persatuan.

“Masuklah dengan penuh kecintaan, kasih sayang, rukun bersatu, dan dengan ikatan jiwa raga. Mujahadah yang kita lakukan pagi ini tidak lain kecuali dalam rangka menyambut seruan mu’asis Nahdlatul Ulama,” tutur Gus Kikin.

Ia juga mengapresiasi semangat dan keikhlasan warga NU yang hadir dalam peringatan Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad NU yang digelar selama dua hari, 7–8 Februari 2026. Peserta datang dari berbagai daerah di Jawa Timur maupun luar provinsi, dengan pengorbanan tenaga dan biaya.

Baca juga: Ooo....Ini Alasan PAN Ikut Peringatan 1 Abad NU

“Di pagi hari ini, pagi yang dipenuhi semangat kebersamaan, pagi yang menggambarkan keguyuban, kita bisa berkumpul di tempat ini dalam rangka mensyukuri perjalanan Nahdlatul Ulama yang telah mencapai usia satu abad sesuai perhitungan kalender Masehi,” ungkapnya.

\

Namun demikian, Gus Kikin menegaskan bahwa bertambahnya usia NU juga membawa tantangan yang semakin besar. Perkembangan zaman serta jumlah anggota yang sangat besar harus dikelola secara bijak dan cerdas agar NU tetap eksis dan mampu menjawab tantangan zaman.

“Tentu ini merupakan anugerah, sekaligus amanah yang harus dijaga dan dikembangkan dengan kerja keras dan cerdas,” kata pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang itu.

Baca juga: Ketum PBNU: Dulu PAN Dianggap Muhammadiyah, Sekarang Lebih Terbuka

Sebagai informasi, Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad NU digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, pada Sabtu dan Minggu (7–8/2/2026). Ratusan ribu warga Nahdliyyin hadir dari berbagai penjuru Jawa Timur dan luar daerah.

Rangkaian acara dimulai sejak Sabtu malam di tengah guyuran hujan, diawali dengan pembacaan salawat bersama Majelis Subbanul Muslimin, dilanjutkan Khotmil Qur’an sebanyak 999 kali bersama qari nasional dan internasional.

Kegiatan berlanjut dengan salat malam pukul 01.00–02.00 WIB, Mujahadah dan Ijazah Kubro pukul 02.00–04.00 WIB, hingga Minggu pagi dengan orasi dan sambutan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, serta ditutup doa oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Malang

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler