Perempuan di Blitar Nekat Menceburkan Diri ke Sungai, Pencarian Masih Dilakukan

Selasa, 13 Jan 2026 12:57 WIB
Reporter :
jatimnow.com
Foto: Proses pencarian terhadap korban yang menceburkan diri ke sungai di Blitar. (Polres Blitar/jatimnow.com)

jatimnow.com–Seorang perempuan dilaporkan hanyut di aliran Sungai Brantas, tepatnya di Dusun Mboro, Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. Korban diduga menceburkan diri ke sungai dengan arus deras. Korban diketahui bernama Devi Puspitasari (35), warga Jalan Sulawesi Nomor 25, Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Hingga saat ini tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban.

Kapolsek Sanankulon AKP Nurbudi Santosa mengatakan kejadian tersebut terjadi kemarin sore. Dari hasil pemeriksaan saksi mata, korban datang seorang diri dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio G bernomor polisi AG 5828 KAN. Korban memarkir kendaraannya di dekat rumah warga, lalu berjalan menuju tepi Sungai Brantas.

“Tak lama kemudian warga mendengar suara percikan air dan melihat korban berada di sungai. Saat warga berusaha menolong, korban sempat berpegangan pada akar pohon, namun diduga melepaskan pegangan hingga akhirnya terbawa arus ke arah barat,” ujarnya, Selasa (13/1/2026).

Baca juga: Gaji Tak Cukup, PHL Rumah Sakit di Kota Blitar Nekat Mencuri Emas

Menurut keterangan saksi, arus Sungai Brantas saat kejadian cukup deras dengan ketinggian tebing sekitar 2,5 meter. Kondisi cuaca saat itu cerah dan belum turun hujan. Di lokasi kejadian, petugas menemukan dompet berwarna hitam serta STNK sepeda motor. Berdasarkan informasi keluarga, korban yang berstatus sebagai janda dua anak ini diketahui mengalami depresi dan rutin menjalani pemeriksaan kesehatan.

Baca juga: Pasangan Pelajar SMK di Blitar Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap

“Korban sempat berpamitan kepada ibunya sebelum meninggalkan rumah. Dugaan sementara, korban mengalami tekanan psikologis,” tuturnya.

\

Aparat kepolisian bersama tim gabungan dari Basarnas, TNI, relawan, dan potensi SAR masih melakukan upaya pencarian. Posko SAR Gabungan didirikan di Kantor Desa Tuliskriyo untuk memaksimalkan pencarian korban yang diduga hanyut. Mereka menggunakan perahu karet untuk menelusuri sungai tersebut.

Baca juga: Ironis, Pelaku Pembuangan Bayi di Blitar Masih Berstatus Pelajar

"Proses pencarian hingga saat ini masih terus berlangsung, untuk perkembangannya nanti akan kita sampaikan," pungkasnya.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Blitar

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler