jatimnow.com - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) memiliki cara unik untuk menanamkan minat baca sekaligus mengenalkan dunia logistik kepada generasi muda.
Melalui kolaborasi dengan komunitas Read Aloud (RA) Surabaya, anak-anak pekerja diajak menyelami aktivitas pelabuhan lewat petualangan imajinatif menggunakan media boneka dan visual interaktif.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (9/1/2026) ini mengadopsi metode membaca nyaring (read aloud).
Baca juga: Arus Peti Kemas TPS Surabaya Tembus 1,5 Juta TEUs Sepanjang 2025
Alih-alih hanya mendengarkan cerita secara pasif, para peserta justru diajak berdiskusi dan mengekspresikan pendapat mereka sepanjang sesi berlangsung. Langkah ini diambil untuk membangun kedekatan emosional antara anak dan buku sejak usia dini.
Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan bagian dari upaya perusahaan membentuk karakter anak melalui pendidikan non formal.
Selain memicu kegemaran membaca, acara ini menjadi jembatan bagi anak-anak untuk memahami profesi orang tua mereka di sektor logistik.
"Kami ingin mereka mengenal lingkungan kerja orang tuanya dengan cara yang menyenangkan. Harapannya, pengetahuan dari kegemaran membaca ini memberikan manfaat jangka panjang bagi tumbuh kembang mereka sebagai generasi penerus," ujar Erika.
Baca juga: PT INKA Ekspor 3 Platform Lokomotif ke Australia Lewat Surabaya
Dalam sesi tersebut, inisiator RA Surabaya, Yuliana Sidharta atau Kak Jules, memimpin jalannya cerita. Dengan bantuan teknologi LCD, suasana terminal petikemas dihadirkan secara visual di hadapan anak-anak, membuat pengalaman "berpetualang" di area pelabuhan terasa lebih nyata.
Kak Jules menyebut, literasi memberikan dampak maksimal jika diperkenalkan lewat pendekatan yang hangat dan komunikatif.
Metode membaca nyaring terbukti efektif merangsang imajinasi serta kemampuan berkomunikasi anak tanpa membuat mereka merasa sedang belajar dengan kaku.
Baca juga: TPS Catat Peningkatan Akurasi Deteksi Kerusakan Kontainer Usai Terapkan ADDS
"Anak-anak belajar memahami nilai-nilai positif dari setiap cerita. Kita ingin mereka merasakan sendiri bahwa membaca itu aktivitas yang sangat seru," kata Kak Jules.
Langkah TPS ini menambah daftar panjang inisiatif dunia usaha dalam mendukung penguatan literasi keluarga.
Sebagai anak usaha PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP), TPS tidak hanya mengejar performa logistik ekspor-impor, tetapi juga mulai menyasar pengembangan modal sosial melalui edukasi anak-anak karyawan.