jatimnow.com-Inflasi di Kabupaten Trenggalek cenderung stabil dan bahkan berada di bawah rata-rata nasional. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memaksimalkan potensi dasar ekonomi masyarakat.
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengatakan, berdasarkan data angka inflasi di Trenggalek mencapai 2,53 persen. Angka ini berada dibawah inflasi nasional yang mencapai 2,8 persen.
"Inflasi di Trenggalek cenderung stabil. Bahkan berada di bawah rata-rata nasional," ujarnya, Jumat (5/12/2025).
Baca juga: 9 Pemuda Asal Trenggalek Kuliah D2 Gratis di Korea Selatan
Rata-rata indikator inflasi di Trenggalek tidak mengalami fluktuasi seperti di daerah lain. Hal ini disebabkan dasar ekonomi masyarakat.
"Sekitar 60 persen tenaga kerja di Trenggalek bekerja disektor pertanian dan peternakan," ucapnya.
Baca juga: Terdakwa Penganiaya Guru di Trenggalek Divonis 6 Bulan Penjara
Mas Ipin meminta dalam upaya pengendalian laju inflasi, Kabupaten Trenggalek harus melakukan pendekatan ekologi. Artinya meningkatkan pertumbuhan ekonomi Trenggalek dan harus menjaga keseimbangan ekologi.
"Atap ekonomi Trenggalek itu adalah lingkungan hidup. Sedangkan lantainya adalah kebutuhan dasar," terangnya.
Baca juga: Dampak Gempa Pacitan, 9 Bangunan di Trenggalek Dilaporkan Alami Kerusakan
Disisi lain, Pemkab Trenggalek masih memiliki tugas untuk meningkatkan taraf hidup tenaga kerja di sektor ekonomi dasar. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melakukan hilirisasi.
"Kami akan tingkatkan dinamisme ekonomi di Trenggalek dengan hilirisasi. Makanya kami sangat terbuka jika ada orang buat investasi peternakan atau investasi pengelolaan hasil pertanian," pungkasnya.