jatimnow.com - Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan dipastikan tidak akan mentolelir perbuatan Brigadir Angga, anggota Polsek Tenggilis yang terbukti mengedarkan narkoba. Apalagi saat ini, Angga sudah ditetapkan menjadi tersangka.
Kepada sejumlah wartawan Rudi kembali memberikan keterangannya. "Sontoloyo itu, ngapain ngurusin dia (Angga), pecat saja," tegas Rudi di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (9/8/2018).
Diambahkan Rudi, sebagai Kapolrestabes Surabaya, tugasnya tidak hanya mengurus Angga. Melainkan masih ada ribuan (sekitar 3.000) anggota lainnya.
"Proses hukumnya berjalan, proses tindakan kode etik dan disiplin tengah ditangani. Tunggu saja," sambungnya.
Sementara informasi yang didapat jatimnow.com menyebut, Angga memang selama ini memiliki track record buruk berkaitan dengan narkoba. Meski sejumlah teman seangkatan dan pimpinan sudah mengingatkan, Angga tetap saja bandel dan malah menjadi pengedar.
Angga sendiri sudah ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan sejak dirinya ditangkap Unit Idik 1, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dua pekan lalu. Angga ditangkap setelah unit itu menangkap 2 orang pengguna sabu berinisial D dan H yang biasa membeli sabu kepada Angga.
Di internal kepolisian, Angga juga menjadi perbincangan. Rata-rata rekan seprofesinya menyayangkan langkah yang diambi Angga, masuk ke lingkaran narkoba. Sebab selama ini, semua pihak sudah mengingatkan Angga termasuk keluarganya sendiri.
"Dulu sempat berhenti, lha kok sekarang malah ngedar (menjadi pengedar narkoba)," cetus seorang anggota polisi di Polrestabes Surabaya.
Reporter : Narendra Bakrie
Editor: Arif Ardianto
Anggota Polisi Edarkan Narkoba, Kapolrestabes Surabaya: Pecat Saja
Kamis, 09 Agu 2018 21:52 WIB
Reporter :
jatimnow.com
jatimnow.com
Berita Surabaya
Pakar: Blokir Akun Media Sosial Anak Saja Tak Cukup Tanpa Atur Algoritma
Senapati 96 Jatim Sebar Takjil dan Santunan di HUT ke-30 Alumni Secaba
Hujan Disertai Dengan Petir Diprakirakan Terjadi di Surabaya Hari Ini
Hujan Angin di Surabaya Sebabkan Pengendara Motor Tewas Tertimpa Reruntuhan Tembok
Resmi! Pemerintah Tutup Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun
Berita Terbaru
Pakar: Blokir Akun Media Sosial Anak Saja Tak Cukup Tanpa Atur Algoritma
365 Warga Binaan Lapas Tulungagung Diusulkan Terima Remisi Lebaran
Gudang Pengering Tembakau di Jember Terbang dan Timpa Rumah Warga
Senapati 96 Jatim Sebar Takjil dan Santunan di HUT ke-30 Alumni Secaba
Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar di Tuban, Stok Bahan Pokok Aman
Tretan JatimNow
Kisah Nur Chakim, Perawat yang Dobrak Stigma HIV/AIDS di Gresik
Kisah Inspiratif Christopher, Dalang Tionghoa ITS yang Dobrak Sekat Inklusi
Kisah 3 Mahasiswa Surabaya Terpilih Jadi Google Student Ambassador Pertama
Ni Kadek Ayu Wardani Dobrak Mitos Aktivis Sulit Lulus Kuliah
Terpopuler
#1
Senapati 96 Jatim Sebar Takjil dan Santunan di HUT ke-30 Alumni Secaba
#2
Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar di Tuban, Stok Bahan Pokok Aman
#3
Hujan Disertai Dengan Petir Diprakirakan Terjadi di Surabaya Hari Ini
#4
Gudang Pengering Tembakau di Jember Terbang dan Timpa Rumah Warga
#5