Ponorogo - Anggota Komisi V DPR RI Sri Wahyuni membawa program pembangunan rumah susun sewa (rusunawa) pertama di Ponorogo. Rusunawa itu telah dibangun di Pondok Pesantren (Ponpes) KH Syamsuddin Durisawo.
Pembangunan rusunawa itu menelan biaya sekitar Rp 4,5 miliar, yang telah dibangaun mulai April hingga Desember 2021 dengan luas 537.31 meter persegi. Sedangkan kapasitasnya bisa untuk 84 santri.
"Ini adalah program Tahun 2021. Di dapil (daerah pemilihan) 7 baru satu ini," ujar Sri Wahyuni kepada wartawan, Jumat (4/3/2022).
Baca juga: Terkait Tunggakan Sewa, Pengelola Rusunawa Probolinggo Siap Usir Penghuni Bandel
Dia mengaku, Tahun 2022 juga bakal ada mengajukan kembali. Menurutnya, rusunawa adalah idaman pondok pesantren. Namun kuotanya hanya satu per tahun.
Baca juga: Tunggakan Tembus Rp197 Juta, Aliran Listrik Rusunawa di Probolinggo Diputus
"Saya ditanya usul ya pengennya semua. 2022 saya harap bisa dua rusunawa," tambah dia.
Sementara Pengasuh Ponpes KH Syamsuddin Duri Sawo, KH Ayub Ahdiyan Syams mengaku beruntung. Karena dari 113 pesantren di Ponorogo, yang terpilih adalah pondok asuhannya. Dengan begitu, pelayanan kepada santri akan lebih baik.
Baca juga: DPRD Usul Revitalisasi Pasar Menjawab Krisis Hunian di Surabaya
"Karena seperti diketahui pesantren serba sederhana. Ini sudah dapat rusunawa," pungkasnya.