jatimnow.com - Polisi berhasil meringkus 35 pengedar narkoba selama digelar Operasi Tumpas Semeru 2019 di Kediri. Dari jumlah tersebut 9 kasus diantaranya merupakan pengedar sabu, dan sisanya pengedar obat terlarang pil koplo.
Kapolres Kediri, AKBP Roni Faisal mengatakan, para pengedar selama ini sudah meresahkan masyarakat. Mereka menjadikan pelajar sebagai salah satu sasaran penjualan narkoba. Dalam operasi yang digelar selama 12 hari ini, polisi mengamankan barang bukti berupa ribuan pil koplo dan puluhan gram sabu.
"Untuk jumlah total barang bukti sabu sabu yang berhasil kita amankan sebanyak 21 gram. Sementara untuk pil dobel L nya sebanyak 162 ribu butir," ujarnya, Jumat (08/02/2019).
Roni menjelaskan, apabila satu paket pil koplo berisi 10 butir dijual dengan harga Rp 10 ribu, maka nilai barang bukti yang diamankan lebih dari Rp 162 juta untuk pil dobel L, dan sabu sabu kurang lebih Rp 31,5 juta dengan asumsi harga Rp 1,5 juta tiap satu gramnya.
Dari hasil pemeriksaan, mereka mendapatkan barang haram ini dari luar kota. Beberapa diantaranya juga mengaku bahwa jaringan peredaran ini dikendalikan oleh seorang narapidana di sebuah lapas.
"Masih kita dalami asal mula barang tersebut. Ada beberapa lokasi yang sudah kita petakan. Kita juga mengembangkan kasus ini dan bermuaranya jaringan ini ternyata dari sebuah Lapas. Narapidana dari dalam Lapas," jelasnya.
Mereka yang terbukti mengendarkan sabu sabu Pasal 114 Ayat 2 subsider Pasal 112 Ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal hukuman mati dan minimal enam tahun kurungan penjara.
Sedangkan pengedar pil dobel L diancam pasal dijerat dengan Pasal 196 atau pasal 197 Undang-undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman penjara paling lama 15 Tahun.
Polisi Ungkap 33 Kasus Narkoba yang Dikendalikan dari Lapas di Kediri
Jumat, 08 Feb 2019 09:42 WIB
Reporter :
Bramanta Pamungkas
Bramanta Pamungkas
Berita Kediri
Persik Kediri Bakal Datangkan 6 Pemain Asing dan Lokal di Bursa Transfer Paruh Musim
Damkar Kediri Evakuasi Sarang Tawon Vespa di Rumah Warga Mojo, 1 Orang Terluka
Pemkab Kediri Jadikan Patung Macan Putih sebagai Gerbang Wisata Desa Berkelanjutan
Lansia Tewas Tertabrak KA Brantas di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Kras Kediri
Membaca Tulisan di Pilar Jembatan Brawijaya Kediri yang Kerap Disangka Aksara Thailand
Berita Terbaru
Penumpang Kereta Api Pandanwangi Tembus 1,15 Juta di 2025
Banjir Makin Parah, Penyaluran MBG di Lamongan Gunakan Perahu
Penerbangan Bandara Notohadinegoro Jember juga Diminati Penumpang Luar Daerah
KAI Daop 8 Surabaya Catat Kenaikan Penumpang di Tahun 2025
SIG Incar Peluang Bisnis di Tengah Tantangan Pasar Semen 2026
Tretan JatimNow
Konsisten Memberdayakan Kaum Hawa, Reny Widya Lestari Raih AWEN Award 2025
Aura Sinta Raih Emas Pada Ajang AKF China Setelah Gagal di Porprov Jatim
Kisah inspiratif Dokter Gigi Zahra, Sang Dokter Gigi Bawa Misi Kemanusiaan
Agus Hermanto, Guru Pelosok Banyuwangi Sang Penjaga Mimpi Anak Desa
Terpopuler
#1
Persik Kediri Bakal Datangkan 6 Pemain Asing dan Lokal di Bursa Transfer Paruh Musim
#2
Presiden Prabowo Dijadwalkan Resmikan SMA Taruna Nusantara di Malang
#3
Jembatan Gantung Diperbaiki, Warga di Jember Harap Pemerintah Bangun Permanen
#4
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan
#5