jatimnow.com - Menekan angka kecelakaan pada angkutan umum menjelang perayaan tahun baru 2019, polisi menggelar tes urine di Terminal Untung Surapati, Pasuruan, Jumat (28/12/2018). Tes urin dilakukan pada para sopir bus dan angkutan umum lainnya.
Hal ini dinilai penting, karna sopir kendaraan umum yang ugal-ugalan di jalan raya, biasanya terpengaruh miras, narkotika atau pil koplo.
"Ini kami lakukan secara mendadak. Bus yang masuk terminal, langsung kami suruh turun sopir dan kondekturnya, untuk melakukan tes urin," jelas Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota, AKP Kadek Ary Mahardika, Jumat (28/12/2018).
Sopir dan kondektur yang turun langsung disambut Tim Dokter Kesehatan Polres Pasuruan Kota. Telah disiapkan ruang cek kesehatan, bagi sopir dan kondektur yang menunggu hasil tes urin.
"Hasilnya. Dari 20 sopir dan kondektur yang kita tes urin. Semuanya negatif narkoba dan obat keras berbahaya," ungkapnya.
AKP Kadek menambahkan, tes urin ini akan digelar secara berkala di lokasi berbeda.
"Karna kurang beberapa hari ini tahun baru (2019), traffic kan otomatis semakin padat. Kami tidak ingin ada laka lantas," tambahnya.
Maka, tak hanya untuk angkutan Bus, tes urine ini juga akan dilakukan untuk sopir angkutan pedesaan dan angkutan kota. Karna, semua angkutan umum mengangkut banyak orang.
"Saat ini kami peruntukan untuk sopir bus dulu. Agar insiden laka lantas Bus seperti di Banyuwangi, tidak terulang di jalan raya Pasuruan," ungkapnya.
Zainal Abidin, satu diantara personil armada bus AKDP trayek Surabaya-Banyuwangi, yang diperiksa urinnya oleh tim Dokter, menganggap hal ini wajar dan sudah biasa.
"Setiap tahun juga seperti ini (tes urin). Baik sih, buat kita-kita para sopir bus ini," ucapnya di lokasi tes urin.
Antisipasi Kecelakaan, Puluhan Sopir Bus di Pasuruan di Tes Urine
Jumat, 28 Des 2018 14:47 WIB
Reporter :
Moch Rois
Moch Rois
Berita Pasuruan
Indosat Bekali UMKM Pasuruan Strategi Konten Viral dan Optimasi Produk
Dua Kali Diteror Molotov, Warga Pasuruan Ajukan Perlindungan LPSK
Cegah Bencana Pesisir, Nestle dan Warga Pasuruan Bangun Perisai Alami
Ustadz Kondang Pasuruan Diduga Terlibat Skandal Nikah Terselubung
Jatim Mulai Tekan Ketergantungan Susu Impor
Berita Terbaru
Jembatan Gantung Diperbaiki, Warga di Jember Harap Pemerintah Bangun Permanen
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan
Harga Emas Selasa 13 Januari 2026 dan Catatan untuk Investor
Tiket Jember–Jakarta Turun, DPRD Jember Dorong Perbaikan Fasilitas Bandara
Badan Kehormatan DPRD Jember Klarifikasi Laporan Pengacara Perumahan
Tretan JatimNow
Konsisten Memberdayakan Kaum Hawa, Reny Widya Lestari Raih AWEN Award 2025
Aura Sinta Raih Emas Pada Ajang AKF China Setelah Gagal di Porprov Jatim
Kisah inspiratif Dokter Gigi Zahra, Sang Dokter Gigi Bawa Misi Kemanusiaan
Agus Hermanto, Guru Pelosok Banyuwangi Sang Penjaga Mimpi Anak Desa
Terpopuler
#1
Proyek Dam Pelimpah Jember Senilai Rp15 M Ambrol, Komisi D DPRD Jatim Segera Cek
#2
Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan, Waspadai Hujan Ringan
#3
Jagal Pegirian Keler Sapi Hidup ke Gedung DPRD Surabaya, Tolak Relokasi
#4
Harga Emas Senin 12 Januari 2026: Stabil dan Cenderung Naik
#5