jatimnow alexametrics

Komplotan Spesialis Curanmor Antar Kota Ditembak

Reporter : Erwin Yohanes Arry Saputra
Polisi menunjukkan barang bukti saat rilis kasus curanmor di Mapolsek Karangpilang.
Polisi menunjukkan barang bukti saat rilis kasus curanmor di Mapolsek Karangpilang.

jatimnow.com - Meski telah menggunakan kunci ganda dan gembok, komplotan pencuri motor asal Jember ini berhasil membobolnya. Komplotan tersebut berjumlah 4 orang, yaitu SHR (24), AE (26), IR (18) dan HL (26).

Mereka merupakan jaringan spesialis curanmor asal Jember yang sedang beraksi di Surabaya. Namun kelompok ini berhasil ditangkap oleh polisi.

Saat dilakukan penangkapan, keempat pelaku melawan petugas. Dengan terpaksa polisi menembak kaki tiga diantara empat pelaku tersebut.

"Kami terpaksa melakukan hal tersebut karena saat kami lakukan penangkapan mereka melakukan perlawanan dan hendak melarikan diri dari kejaran kami," ujar Kapolsek Karangpilang Kompol Noerijanto kepada jatimnow.com, Rabu (14/11/2018).

Kompol Noerijanto mengatakan, komplotan curanmor ini membobol kunci motor maupun gembok menggunakan kunci T dan baja khusus. Saat melakukan aksinya pelaku hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 detik untuk melepas gembok pada rem cakram motor.

"Padahal kata orang-orang pakai gembok yang seperti ini sudah paling kuat. Tapi buktinya dengan mudah pelaku membuka," ujar Kompol Noerijanto.

Noerijanto mengatakan, para komplotan ini merupakan rekan satu kos yang memang sengaja dikirim dari pusat jaringan curanmor asal Jember. Setiap harinya mereka bekerja dibagi menjadi dia kelompok untuk melakukan aksi curanmor.

"Mereka beraksi di tempat-tempat yang sepi, yang tak banyak orang berlalu lalang. Dalam sehari mereka bisa mendapatkan dua sampai tiga motor. Itu targetnya di seluruh Surabaya," lanjutnya.

Setelah berhasil menggasak motor korban, motor hasil curian tersebut langsung dikirimkan ke Jember untuk langsung dijual. Masing-masing motor dihargai Rp 3 juta.

Sementara itu, polisi masih mengembangkan kasus ini karena dirasa komplotan spesialis curanmor ini masih berkeliaran di wilayah Surabaya dan sekitarnya.

"Masih ada satu lagi masih kita kejar lagi. Akan kita kembangkan terus kasus ini mudah-mudahan kita dapatkan yang maksimal sehingga motor-motor masyarakat yang hilang bisa kembali," tandasnya.

 

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE